Berita Pemkot Samarinda

Maknai HSP, Andi Harun Optimis Inflasi dan Krisis Energi Bisa Dihadapi dengan Semangat Persatuan

Wali Kota Samarinda, Andi Harun memaknai Hari Sumpah Pemuda sebagai sebuah semangat dan sikap pantang menyerah terhadap tantangan yang dihadapi.

Penulis: Sarikatunnisa | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/SARIKATUNNISA
Wali Kota Samarinda, Andi Harun Optimis Inflasi dan Krisis Energi Dapat Dihadapi dengan Semangat Persatuan. (TRIBUNKALTIM.CO/SARIKATUNNISA) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Wali Kota Samarinda, Andi Harun memaknai Hari Sumpah Pemuda (HSP) sebagai sebuah semangat dan sikap pantang menyerah terhadap tantangan yang dihadapi oleh bangsa.

Belajar dari sejarah bangsa ini, ia mengatakan bahwa bangsa ini mampu merdeka dan bertahan dengan persatuan dan rasa kecintaan pada tanah air.

"Bahwa dengan kekuatan peralatan dan dukungan yangs angat terbatas, tapi berkat persatuan nasionalisme cinta tanah air yang begitu tinggi mengobarkan jiwa heroik para pemuda dari seluruh nusantara ketika itu," ujar Ansi Harun saat ditemui, Jumat (28/10/2022).

Saat ini ia katakan, tantangannya berbeda dengan tantangan para pendahulu bangsa ini, sebagaimana diketahui bahwa gejolak inflasi mulai menggoyangkan perekonomian.

Baca juga: Dinkes Kota Samarinda Libatkan Puskesmas Edukasi Penjualan Obat Sirup Di Apotek

Namun menurutnya dengan tetap menjaga kesatuan melalui gotong royong ia optimis Indonesia mampu melalui krisis energi dan inflasi.

"Sehingga api persatuan itu yang tidak boleh padam diantara kita, harus terus tumbuh," katanya.

Ia meminta agar seluruh anak bangsa tidak menghianati para pendahulu bangsa dengan bentuk pengkhianatan apapun.

Baca juga: 6 SPBU di Samarinda Layani Pembelian Pertalite di Malam Hari

"Kita harus melaksanakan estafet kepemimpinan yang telah dipelopori oleh para pemuda sehingga kita bisa terus memberi kontribusi yang positif dan konkret pada pembangunan bangsa dan negara di era kemerdekaan ini," ujarnya.

"Apapun perbedaan kita, dari segi agama dari suku, bangsa, ras, etnis, dan bahasa, atau mungkin kita berbeda dalam dimensi sosial yang lain tetapi kita harus bersatu dalam pandangan dan sikap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," sambungnya. (*)

Berita Pemkot Samarinda

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved