Berita Kaltim Terkini
Ada Anak di Kaltim Meninggal Usai Gangguan Ginjal Akut Misterius, Tunggu Hasil Investigasi
Dari laporannya anak tersebut meninggal dunia pada 19 September 2022 sebelum kasus AKI ramai diperbincangkan.
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kasus kasus gangguan ginjal akut misterius (acute kidney injury/AKI) yang terjadi pada anak di Kalimantan Timur baru-baru ini diumumkan langsung oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor.
"Ada indikasi satu di Penajam Paser Utara. Anak perempuan umur delapan tahun meninggal. Laporan sementara sudah ke Kemenkes," ujar Isran Noor, Rabu (26/10/2022) lalu saat di Balikpapan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, dr Jaya Mualimin sendiri membenarkan adanya temuan kasus ini.
Namun, pihaknya belum dapat memastikan apakah pasien anak tersebut meninggal dunia akibat AKI.
Baca juga: Soroti Kasus Gagal Ginjal karena Obat Sirup, Rocky Gerung: Tanggung Jawab BPOM Diperlukan
"Kami sedang menunggu konfirmasi apakah masuk ke AKI atau yang lain," singkatnya, Senin (31/10/2022).
Dari laporannya anak tersebut meninggal dunia pada 19 September 2022 sebelum kasus AKI ramai diperbincangkan.
Surat edaran juga telah dikeluarkan pihak Dinkes Kaltim agar seluruh tenaga kesehatan, dokter dan beberapa fasilitas kesehatan agar tidak memberikan resep sirup untuk anak-anak.
"Sebelumnya kan ada analisa bahwa pasca Covid-19 atau vaksi, tetapi penelitian dan analisis kesehatan mengungkap kemungkinan dari sirup, penyebab AKI ini," terang dr. Jaya.
"Sambil menunggu hasil Kemenkes, imabuannya agar mengganti obat sirup dengan yang lain," imbuhnya.
Baca juga: Bocah 8 Tahun yang Meninggal di PPU Dipastikan Alami Gagal Ginjal Akut, Ada Riwayat Minum Obat Sirup
Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Kaltim, dr. Diane Meytha Supit, Sp.A(K) mengatakan pihaknya yang melaporkan temuan kasus tersebut kepada Dinkes Kaltim.
Kasus AKI ini juga dikatakannya masih dilakukan investigasi oleh tim ahli Kemenkes RI.

Tentunya, butuh proses agar segera mengetahui penyebab utama meninggalnya anak tersebut.
"Sejauh ini, kasus yang mengarah pada AKI baru ditemukan di Penajam Paser Utara," ungkapnya.
Sebelumnya, kasus AKI juga pernah muncul pada bulan Agustus 2022 di Kota Balikpapan, pasien anak dirujuk ke salah satu fasilitas kesehatan di Kota Surabaya, Jatim dan meninggal dunia disana.
Baca juga: 14 Rumah Sakit Rujukan di Indonesia Bagi Gagal Ginjal Akut pada Anak
Namun, hasil investigasi menyatakan bahwa penyebab meninggalnya anak tersebut bukan karena AKI.
"Sampai sekarang kita masih menunggu informasi lanjutan," pungkasnya. (*)