Minggu, 26 April 2026

BERITA FOTO - Go Digital dengan MyPertamina

MyPertamina juga menjadi platform digital untuk mendekatkan masyarakat ketika mengakses produk-produk Pertamina.

Penulis: Dwi Ardianto | Editor: Adhinata Kusuma
TRIBUNKALTIM/DWI ARDIANTO
APLIKASI PERTAMINA - Pembeli BBM menjajal aplikasi MyPertamina di SPBU MT Haryono Balikpapan, Kamis (10/11/2022). Aplikasi besutan dari PT Pertamina ini menjadi wadah bertransaksi bahan bakar di berbagai SPBU pilihan yang dirilis perdana pada medio tahun 2017 silam. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Di tengah era digitalisasi yang kian maju, aktivitas jual beli terasa makin mudah dilakukan.

Mulai dari pembelian kebutuhan harian melalui e-commerce hingga soal bahan bakar kendaraan.

Seperti yang juga dilakukan Pertamina lewat aplikasi MyPertamina.

Aplikasi besutan dari PT Pertamina ini menjadi wadah bertransaksi bahan bakar di berbagai SPBU pilihan yang dirilis perdana pada medio tahun 2017 silam.

Mengutip dari situs resmi PT Pertamina, MyPertamina adalah aplikasi layanan keuangan digital dari Pertamina dan anggota Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terintegrasi dengan aplikasi LinkAja dan OVO.

Aplikasi ini digunakan untuk pembayaran bahan bakar minyak secara non-tunai di stasiun pengisian bahan bakar umum Pertamina.

Baca juga: Wajib Daftar MyPertamina untuk Beli Pertalite Diperluas Jadi 50 Kabupaten/Kota, Kaltara Termasuk

SPBU MT Haryono Balikpapan menerapkan aplikasi MyPertamina untuk pembelian BBM.
SPBU MT Haryono Balikpapan menerapkan aplikasi MyPertamina untuk pembelian BBM. (TRIBUNKALTIM/DWI ARDIANTO)

Di samping itu, MyPertamina juga menjadi platform digital untuk mendekatkan masyarakat ketika mengakses produk-produk Pertamina.

Termasuk untuk menyalurkan BBM Subsidi agar tepat sasaran.

Sebagaimana diketahui, sejak 3 September 2022 lalu Pemerintah menaikkan harga baru Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dengan alasan beban APBN terus membengkak.

Pemerintah menugaskan PT Pertamina (Persero) untuk mengatur konsumsi BBM dengan cara pengguna mendaftar melalui aplikasi MyPertamina.

Adanya BBM subsidi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan BBM yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

Pembeli BBM menjajal aplikasi MyPertamina di SPBU MT Haryono Balikpapan, Kamis (10/11/2022).
Pembeli BBM menjajal aplikasi MyPertamina di SPBU MT Haryono Balikpapan, Kamis (10/11/2022). (TRIBUNKALTIM/DWI ARDIANTO)

Sebagai BBM bersubsidi, penyaluran Solar dan Pertalite telah diatur dalam Peraturan Presiden (PP) No. 191/2014 dan Surat Keputusan (SK) BPH Migas no. 4/2020.

Dihubungi TribunKaltim.co, Area Manager Comrel & CSR Regional Kalimantan, Susanto August Satria membeberkan,untuk jumlah pendaftar program subsidi tepat MyPertamina sebanyak 567.053 kendaraan hingga Oktober 2022.

Berbagai kemudahan yang kemudian didapat oleh masyarakat terutama saat menggunakan aplikasi ini juga terasa secara tidak langsung.

Pembeli BBM menjajal aplikasi MyPertamina di SPBU MT Haryono Balikpapan, Kamis (10/11/2022).
Pembeli BBM menjajal aplikasi MyPertamina di SPBU MT Haryono Balikpapan, Kamis (10/11/2022). (TRIBUNKALTIM/DWI ARDIANTO)

Seperti penuturan seorang pembeli BBM, Batari Irawan, warga Sepinggan, Balikpapan Selatan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved