Berita Bontang Terkini
Banyak Hiburan dan Tarian Adat, Pekan Wisata Budaya dan Kuliner Bontang 2022 Dihelat Malam Nanti
Pemkot Bontang kembali menggelar event Budaya dan Kuliner di Stadion Bessai Berinta. Kegiatan yang diinisiasi Dispopar Bontang itu mulai digelar Rabu.
Penulis: Ismail Usman | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pemkot Bontang kembali menggelar event Budaya dan Kuliner di Stadion Bessai Berinta.
Kegiatan yang diinisiasi Dispopar Bontang itu mulai digelar, Rabu 29 November hingga sepekan ke depan.
Event bertajuk ‘Pekan Wisata Budaya dan Kuliner 2022' bakal menyajikan banyak hiburan menarik.
Mulai dari kuliner, musik, hingga tarian budaya dari banyak peguyuban di Bontang.
Baca juga: Cabor Angkat Besi Tambah Perolehan 11 Medali untuk Bontang di Porprov Kaltim 2022
Kepala Dispopar Bontang, Aznem menjelaskan, event ini bertujuan untuk menjalin harmonisasi antar ragam suku dan budaya di Bontang.
Rencananya kegiatan akan berlangsung setiap hari dalam sepekan, mulai dari pukul 17.00 Wita hingga selesai.
“Di Bontang ini kan banyak budaya. Sehingga perlu kita rutin menggelar event yang bersifat lintas budaya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (29/1/2022).
Kemudian beberapa booth yang tersedia akan diisi banyak pelaku usaha kuliner dan ekonomi kreatif.
Baca juga: Cuaca Bontang Hari Ini, Pagi Cerah Berawan, Hujan Turun di Siang dan Malam
Ditenan itu juga akan memamerkan beberapa banyak alat-alat kesenian dari banyak etnis di Bontang.
“Ada 50 booth yang kita siapkan secara gratis. Nanti selain makanan juga akan diisi oleh paguyuban. Mereka mau pamerkan sesuatu yang khas dari budayanya,” terang Aznem.
Aznem menjelaskan, event seperti ini tentu memiliki banyak dampak untuk kemajuan kota.
Salah satunya untuk kepentingan pengembangan pariwisata yang berbasi budaya.
Baca juga: Serap Dana Stimulan, RT 26 Bontang Baru Beri Pelatihan Tata Rias untuk Warga
“Event bagian dari promosi. Jadi perlu ada kolaborasi agar semua sektor bisa berdampak positif. Termasuk pariwisata,” ungkap Aznem.
Senada, Ketua Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Bontang Eko Satrya menyatakan, gelaran pesta budaya malam nanti dilakukan demi memberikan warisan kekayaan wisata budaya nusantara kepada generasi muda.
Event seperti ini tentu menjadi akses bagi pemerintah memperkenalkan kekayaan budaya nusantara di daerah.
"Jadi partisipasi antar sektor ini yang menjadi kekuatan Bontang dalam membangun visi pemerintah untuk menjadi Bontang sebagai kota pariwisata," jelas dia.
Baca juga: Diskop UKMP Bontang Layangkan Surat Relokasi ke Pedagang Sekitar Area Pasar Tamrin
Selain ajang promosi kekayaan budaya, melalui event tersebut juga diyakini dapat menumbuhkan ekonomi mandiri masyarakat. Khususnya bagi event organizer, UKM, hingga komunitas di Bontang.
"Kalau kemandirian ekonomi bertumbuh dari pelaku UKM itu, otomatis kesadaran akan wisata bisa perlahan tumbuh. Karena saling menguntungkan," sambung Eko kembali.
Sementara itu, Konsultan Pariwisata mitra Kemenparekraf RI Dharmayani, yakin pariwisata Bontang dapat berkembang melalui event.
Dia bilang, bila event serupa dapat dilakukan secara rutin per tahun, maka Bontang bisa mendaftaran diri masuk dalam kalender event nasional.
Baca juga: Cabor Menembak Bontang Sabet 2 Medali Emas dan 1 Perunggu di Porprov Kaltim
"Cuman selain kesiapan event, penting juga gerak kolaborasi antar pelaku pariwisata. Mulai dari pemerintah, komunitas, hingga media," kata pria yang akrab disapa Dharman.
Konsultan yang telah menjadi bagian pembangunan pariwisata di Bandung tersebut, bakal memonitor perkembangan wisata di Bontang.
Sehingga kesiapan menuju 'Bontang Kota Pariwisata' dapat terwujud sesuai harapan.
Baca juga: 5 Organisasi Medis di Bontang Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law
Termasuk dalam gelaran event yang bakal dihelat malam nanti.
"Wisata budaya Bontang sudah ada yang diajukan ke kementerian. Seperti Erau Pelas Benua dan pesta laut di Bontang Kuala. Jadi Bontang harus percaya diri untuk jadi kota wisata," harap dia.
Penting diketahui, gelaran Pekan Wisata Budaya dan Kuliner 2022 akan dijadikan momentum oleh pemerintah dalam meluncurkan 77 event yang bakal direalisasikan pada 2023 mendatang. (*)