Dengan Kartu JKN, Hoslipah Terpuaskan Layanan Persalinan di Bidan

Salah satu peserta JKN di Kota Balikpapan, Hoslipah sangat merasakan manfaat program JKN saat melakukan persalinan di bidan dekat rumahnya.

Editor: Diah Anggraeni
HO/BPJS Kesehatan
Salah satu peserta JKN di Kota Balikpapan, Hoslipah, sangat merasakan manfaat program JKN saat melakukan persalinan di bidan dekat rumahnya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Adanya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) membuat akses layanan kesehatan semakin mudah.

Dengan adanya program JKN, masyarakat tidak perlu lagi untuk memikirkan biaya untuk berobat.

Namun, bukan hanya untuk berobat sebuah penyakit saja, akan tetapi biaya proses persalinan pun dapat ditanggung oleh program yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan tersebut.

Baca juga: 188.260 Warga Balikpapan Dapat BPJS Kesehatan Gratis dari Pemkot

Hal itu dirasakan langsung oleh Hoslipah, salah satu peserta JKN yang kini tinggal di Kota Balikpapan.

Manfaat adanya program JKN ia rasakan saat melakukan persalinan di bidan dekat rumahnya.

Ia merasa terpuaskan atas layanan yang diberikan.

Apalagi, tidak ada biaya tambahan yang ia keluarkan saat melakukan proses persalinan tersebut.

"Saya sangat bersyukur dengan adanya BPJS Kesehatan ini. Waktu itu saya melahirkan anak ketiga di bidan dekat rumah. Saya merasakan pelayanannya sangat baik dan proses persalinannya juga lancar. Terus juga saya sama sekali tidak mengeluarkan uang sepeser pun," ujar Hoslipah.

Baca juga: Kebijakan BPJS Kesehatan Gratis dari Pemkot Balikpapan, Bikin Jumlah Peserta Terus Nambah

Menurutnya, persalinan yang dilakukan di bidan itu aman dan nyaman.

Tentunya dengan pelayanan yang baik dan tanpa biaya sangat bermanfaat bagi dirinya.

Dirinya juga menganggap program JKN ini sangat penting baginya dan keluarga.

Pasalnya, salah satu anggota keluarganya pernah melakukan tindakan operasi tanpa menggunakan jaminan program JKN.

Menurutnya, hal tersebut sangat memberatkan baginya dan keluarganya.

"Bagi kami sangat penting menjadi peserta BPJS Kesehatan ini, karena berobat itu tidak murah. Kalau kita nanti ada penyakit yang harus ditangani dengan serius, itu kan membutuhkan biaya yang sangat banyak. Makanya kita perlu menjadi peserta BPJS Kesehatan. Pengalaman saya waktu itu, ada salah satu keluarga yang melakukan operasi. Biayanya sampai puluhan juta dan itu menunggunakan biaya sendiri," lanjut Hoslipah.

Baca juga: Universal Health Coverage di Balikpapan, BPJS Kesehatan tak Ingin Ada Diskriminasi Pelayanan

Setelah kejadian tersebut, dirinya dan keluarga menjadi sadar akan pentingnya program JKN.

Ia dan keluarga segera mendaftar sebagai peserta JKN.

Atas dasar manfaat dengan adanya program JKN, dirinya berharap program JKN ini tetap berjalan dengan baik dan semoga dapat memberikan keberkahan untuk masyakarat seluruh Indonesia. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved