IKN Nusantara

Dilepas BUMN Jadi Badan Usaha Resmi Otorita IKN Nusantara, Cek Tugas PT Bina Karya

Dilepas BUMN jadi badan usaha resmi Otorita IKN Nusantara, cek tugas PT Bina Karya

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Djohan Nur

TRIBUNKALTIM.CO - Badan Otorita IKN resmi mengambil alih PT Bina Karya dari Kementrian BUMN.

Dengan demikian, PT Bina Karya akan menjadi badan usaha milik Otorita IKN.

Lantas, apa tugas dan fungsi PT Bina Karya dalam bisnis di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara, Kalimantan Timur?

Dilansir dari Kontan, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengatakan selain kebijakan insentif, Otoritas IKN juga menyiapkan pembentukan badan usaha yang berada di bawah Otorita IKN.

Badan Usaha ini diharapkan dapat meningkatkan kemudahan dalam berusaha di Nusantara, dan mengakselerasi transaksi B2B dengan dunia usaha.

Nantinya seluruh urusan ke pengusahaan di IKN Nusantara akan ditangani oleh Badan Usaha Milik Otorita IKN.

"Jadi kepengusahaan di dalam IKN Nusantara itu nanti akan ditangani oleh Badan Usaha Milik Otorita yang nantinya tentu akan berpartner melakukan deal-deal, melakukan strukturisasi ataupun finansial engineering bersama-sama dengan para investor dan pelaku usaha lainnya," kata Bambang dalam Kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (4/10).

Dengan langkah tersebut, diharapkan tercipta satu iklim usaha yang baik dan juga keberlanjutan dari investasi yang dilakukan di IKN Nusantara.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa proses pengalihan PT Bina Karya menjadi milik Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah rampung. Pun demikian dengan kepemilikan saham, Ia mengatakan semuanya telah clear. Artinya PT Bina Karya sudah tidak ada hubungannya dengan BUMN lagi.

"Sudah clear, enggak ada hubungan dengan BUMN, itu langsung antara IKN sama pemerintah pusat. Kita cuma kasih cangkangnya," kata Erick usai Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/12).

Erick menegaskan, aset dari PT Bumi Karya sudah dilepas Kementerian BUMN dan kini dikelola oleh Otorita IKN.

Ia tak mempermasalahkan adanya peralihan salah satu perusahaan BUMN menjadi milik Otorita IKN.

Pasalnya Kementerian BUMN memang ingin melakukan efisiensi perusahaan BUMN yang tak masuk dalam blue print BUMN.

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan perkembangan minat investasi di IKN Nusantara saat ini meningkat 40 kali lipat setelah market sounding kedua yang diadakan pada 18 Oktober 2022 lalu.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved