Berita Viral
Istri Bawa Anak Pura-pura Diculik dan Minta Tebusan Rp 45 Juta pada Suami, Terungkap Alasannya
Istri bawa anak diculik dan minta tebusan Rp 45 juta pada suami bikin heboh. Ternyata itu hanya pura-pura dan skenario sang istri, berinisial Y (29).
TRIBUNKALTIM.CO - Istri bawa anak diculik dan minta tebusan Rp 45 juta pada suami bikin heboh.
Ternyata itu hanya pura-pura dan skenario sang istri, berinisial Y (29).
Alasannya membuat skenario penculikan pun terungkap.
Y (29) asal Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menyusun skenario penculikan dirinya sendiri bersama anaknya, pada Rabu (4/1/2023).
Baca juga: Teddy Sangkal Lakukan Penggelapan, Sebut Dirinya Jual Aset untuk Bayar Utang Lina Jubaedah
Ibu muda ini membuat skenario pura-pura diculik untuk meminta tebusan ke suaminya Rp 45 juta.
Y sempat dinyatakan diculik bersama anaknya saat hendak pulang ke rumahnya, dan membuat heboh media sosial.
Namun, Y istri di Bogor pura-pura diculik ini berhasil ditemukan di Puncak Bogor, tepatnya di Jembatan Gadog, Kecamatan Cisarua, Jumat (6/1/2022) pagi.
Pura-pura diculik karena terlilit utang
Dilansir dari Kompas.com, Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin menyatakan, Y dan anaknya tidak hilang diculik, melainkan Y membuat skenario pura-pura diculik.
"Dari hasil penyelidikan, Y dan anak tersebut bukanlah diculik melainkan berskenario berpura-pura diculik akibat tagihan utang yang melilitnya," kata Iman melalui keterangan tertulisnya, Jumat.
Setelah dilakukan pemeriksaan, Y mengaku hanya pura-pura diculik karena terlilit utang sebesar Rp 45 juta.
Y nekat merekayasa pura-pura diculik itu untuk membayar utang tanpa sepengetahuan suaminya, dibantu oleh rekannya berinisial T.
"Y pergi ke wilayah Cijeruk dan berfoto seolah-olah sedang diculik dengan mulut terikat, mata tertutup sambil menggendong anaknya. Foto tersebut dikirimkan kepada suaminya dan meminta uang tebusan sebesar Rp 50 juta," ungkapnya.
Baca juga: Terlilit Utang, Warga IKN Nusantara Curi Sepeda Motor
Sadar perbuatannya salah, Y kemudian memutuskan untuk pulang dengan diantar rekannya dalam keadaan takut.
Dia pun turun di Jalan Raya Cisarua, Puncak Bogor dan meminta tolong kepada warga yang melintas untuk menghubungi sang suami dan orangtuanya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.