Berita Kaltara Terkini

Sopir Terpaksa Menginap di Pinggir Jalan Akibat Kesulitan Dapat BBM di Tarakan

Para sopir mobil di Kota Tarakan mengeluhkan sulitnya mendapatkan  bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
ILUSTRASI- Para sopir mobil di Kota Tarakan mengeluhkan sulitnya mendapatkan  bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU.TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO- Para sopir mobil di Kota Tarakan mengeluhkan sulitnya mendapatkan  bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU.

Akibatnya, antrean pun terjadi dan kendaraan macet karena banyak yang parkir di pinggir jalan.

Antrean kendaraan terjadi di beberapa hari terakhir di SPBU Jalan Aki Balak Kelurahan Karang Harapan.

Antrean panjang kendaraan terpantau, sejak Jumat (6/1/2023) kemarin.

Salah seorang pengendara roda empat yang ikut mengantre, Nurdin mengakui, antrean sudah terjadi lama.

Baca juga: Kecelakaan di Sempaja Samarinda, Mobil Kijang Tabrak Truk BBM Solar

Baca juga: Harga BBM Pertamax di Bontang Turun Rp 13.050 Per Liter

Ia juga turut mengantre.

Diakui Nurdin, sopir truk pengakut pasir dan kerikil ini, kebutuhan sehari yang harus diisi sebanyak 48 liter seharga Rp 330 ribu.

“Kami mengantre sudah dari malam. Kemarin dulunya di Lingkas tidak ada dapat, kemudian malam pindah ke Aki Balak dari jam lima sore kemarin, besoknya baru dapat,” aku Nurdin.

Ia melanjutkan, selama SPBU di Jalan Mulawarman tidak melayani pembelian dan dialihkan ke SPBU Aki Balak dan Gunung Lingkas, ia sudah tidak setiap hari mendapat BBM.

“Yang lain sudah jalan, kami baru sampai antre. Ada proyek di atas, jadi mobil dari mana-mana ngumpul di Tarakan.Jadi nunggu bukan berjam tapi sehari satu malam,” ungkapnya.

Sementara itu, KBO Satlantas Polres Tarakan, IPDA Madong, KBO Satlantas Polres Tarakan membenarkan adanya antrean sehingga berdampak pada kemacetan kendaraan.

Ia membeberkan, kendala yang menyebabkan kemacetan karena kondisi jalan di sana sempit.

Sehingga saat antrean kendaraan ke SPBU bertemu dengan pengendara lalu Lalang dari arah Juata maupun dari arah Mulawarman bertemu, terjadi kemacetan.

“Jalannya sempit. Nanti kami akan koordinasi dengan instansi berwenang bisa diarahkan ke Juata Laut misalnya supaya jangan sampai antre,” bebernya.

Baca juga: Daftar Lengkap Harga BBM di Seluruh Indonesia, Di Kaltim Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp14.200

Ia juga meminta pengendara roda empat sebaiknya jangan parkir inap agar tidak mengganggu pengendara lainnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved