Berita Berau Terkini

Hanya Teralisasi Rp 5,3 Miliar, Tahun Ini Pembangunan Gedung Pariwisata di Berau Akan Dilanjutkan

Gedung mangkrak untuk Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau akan mulai ditinjaklanjuti di tahun 2023.

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Aris
Tribun Kaltim/Renata
Wakil Bupati Berau Gamalis bersama dengan Plt Sekda Berau Agus berdisi di depan gedung yang akan dijadikan Kantor Disbudpar akan segera kembai dibangun pada tahun ini setelah beberapa tahun mangkrak. (Tribun Kaltim/Renata) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Gedung mangkrak untuk Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau akan mulai ditinjaklanjuti di tahun 2023. Walaupun, progresnya tidak langsung sebanyak 100 persen.

Seperti yang dijelaskan Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Permukiman, Penataan Bangunan dan Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Jimmy Arwi Siregar, setelah sekian lama tidak ada aktivitas pengerjaan di tahun ini rencana kelanjutan pembangunan tersebut akan segera dilakukan.

Menurut Jimmy pembangunan Kantor Disbudpar itu awalnya dilaksanakan pada tahun 2016 lalu menggunakan pagu anggaran bantuan keuangan (Bankeu) provinsi sejumlah Rp 21,5 miliar.

“Jadi saat berjalan pembangunan bantuan keuangan untuk kabupaten/kota mengalami penundan yang mengakibatkan pembangunan yang sudah berdiri tersebut diberhentikan,” ujarnya kepada Tribunkaltim.co, Rabu (25/1/2023).

Baca juga: Angka Kemiskinan di Berau Turun, Ketua DPRD Terus Ingatkan Soal Stunting

Dengan adanya rasionalisasi itu maka anggaran dari Bankeu hanya sejumlah Rp 13,3 miliar.

Dampaknya, pembangunan gedung tersebut tidak tuntas dilaksanakan. Sebagian dananya pun sudah diambil kembali oleh provinsi.

“Mulai tahun 2017 lalu, kita mengharapkan agar pembangunan itu dapat diselesaikan melalui APBD 2. Namun kondisi keuangan Pemkab waktu itu belum memungkinkan untuk melanjutkan pengerjaan. Sehingga baru pada tahun 2023 ini lagi pembangunan kantor itu dilanjutkan,” paparnya.

Sehingga mangkraknya pembangunan kantor itu terjadi karena Pemkab Berau menganggap bahwa bangunan tersebut merupakan tanggung jawab provinsi yang belum diselesaikan.

Baca juga: Masih Tertinggal, Pemkab Berau Minta OPD Buat Program di Kampung Mapulu

Sehingga yang diharapkan menyelesaikan pembangunan itu yakni Pemprov Kaltim. Namun karena sudah begitu lama tidak dilanjutkan, maka APBD 2 berusaha menyelesaikan pembangunan itu.

Walaupun tidak langsung tuntas, pembangunan itu akan tetap dilaksanakan secara bertahap.

Untuk menyelesaikan keseluruhan gedung baru kantor tersebut. Menurut Jimmy, dibutuhkan pagu anggaran sejumlah Rp 17 miliar. Namun, pemerintah daerah hanya mampu menyediakan dana dari APBD 2 sejumlah Rp 5.383.363.000.

“Rp 17 miliar itu untuk konstruksi fisiknya. Artinya sudah siap difungsionalkan tapi belum dioperasionalkan. Dana Rp 5,3 miliar itu pun sudah dianggarkan. Sudah ada DBA-nya,” lanjutnya.

Baca juga: Indikator Kesejahteraan Pengaruhi Rawan Pangan di Berau

Dengan anggaran Rp 5,3 miliar itu, tentu tidak mungkin menyelesaikan keseluruhan gedung, akan tetapi setidaknya ada tindak lanjut penyelesaian.

“Mungkin kita prioritaskan untuk bagian-bagian tertentu. Mungkin penutup luarnya, agar terpelihara bagian dalamnya. Karena jika tereksposdapat membuat area bagian dalam cepat sekali rusak,” lanjutnya.

Diakuinya bahwa anggaran bisa lebih dari Rp 5,3 miliar, pihaknya siap menyelesaikan pembangunan dalam 1 tahun anggaran. Namun karena hanya Rp 5,3 miliar, DPUPR tidak bisa menyelesaikannya pada tahun ini.

Meski begitu tetap ada upaya agar pembangunan memiliki ketersedian anggaran.

“Kita tiap tahun juga selalu mengusulkan dana Bankeu itu. Namun kebijakan ada di provinsi. Sampai saat ini pun kita belum mendapatkan. Tapi kita berharap dengan adanya APBD kita juga bisa mengajukan rencana kerja ke Bappelitbang. Rencana lelang akan dilaksanakan pada awal Februari. Kontrak konstruksi pada Maret nanti. Harapan kita, tahun depan dapat selesai,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved