Berita Kutim Terkini
Rumah Rusak Akibat Banjir di Sangatta Kutai Timur Bakal Diperbaiki Pemkab Kutim
Ahmad Iip Makruf mengatakan bahwa pihaknya sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk perbaikan rumah rusak akibat banjir
Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) telah mempersiapkan anggaran pasca bencana banjir Sangatta tahun 2022 lalu.
Kepala Dinas Perkim, Ahmad Iip Makruf mengatakan bahwa pihaknya sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk perbaikan rumah rusak akibat banjir.
“Kita sudah siapkan dana Rp 2 miliar untuk perbaiki rumah yang rusak akibat musibah banjir 2022,” ujarnya.
Didampingi Sekretaris H Yuliansyah, Kepala Bidang Prasarana Sarana Utilitas Umum (PSU) H Novian Pranata, Iip menjelaskan bahwa anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah murni tahun 2023.
Baca juga: Banjir di Kutai Timur, Karyawan XL Axiata Salurkan Bantuan Darurat di Sangatta
Setidaknya, akan ada 100 unit rumah yang akan diperbaiki dari total anggaran tersebut.
Kendati demikian, tidak serta merta semua rumah yang rusak akibat banjir akan diperbaiki, namun ada persyaratan dan penilaian yang harus dipenuhi terlebih dahulu.
Syarat dan penilaian layak atau tidaknya ratusan rumah tersebut mendapat perbaikan ditentukan oleh tim.
“Nanti ada tim dibentuk untuk menentukan rumah mana yang benar-benar layak untuk diperbaiki akibat banjir,” ujarnya.
Baca juga: Soal Banjir di Kutai Timur, DPR RI Nilai Daerah Aliran Sungai Sangatta Masih Cukup Bagus
Tim yang akan dibentuk itu nantinya masing-masing berasal dari Dinas Perkim dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim.
Adapula dari Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, Pemerintah Desa hingga Ketua RT.
Perbaikan rumah akibat banjir ini fokus dilakukan di kecamatan Sangatta Utara dan Selatan karena warga di dua wilayah ini yang paling parah menerima dampak kerusakan rumah akibat banjir.
“Jadi tim ini akan memberikan rekomendasi rumah siapa yang benar-benar pantas untuk diperbaiki. Karena perbaikan tidak satu rumah saja," ujarnya.
Selain itu, dirinya menegaskan perbaikan juga tidak dilakukan secara menyeluruh, melainkan hanya bagian-bagian rumah yang rusak akibat banjir saja. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/banjir-pada-maret-kutim.jpg)