IKN Nusantara
Polemik 16 Ribu Pekerja ke IKN Nusantara, Kaltim Kekurangan Tenaga Bersertifikat
Polemik kedatangan 16 ribu Tenaga Kerja Konstruksi ke IKN Nusantara, Kalimantan Timur kekurangan tenaga bersertifikat
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Faizal Amir
TRIBUNKALTIM.CO - Kedatangan 16 ribu Tenaga Kerja Konstruksi untuk membangun Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara, sempat menuai pro dan kontra.
Pasalnya, Pemerintah dinilai mengabaikan potensi tenaga kerja lokal yang dimiliki Kalimantan Timur.
Namun, ternyata, Kalimantan Timur masih kekurangan Tenaga Kerja Konstruksi bersertifikat.
Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kaltim, Rahmat Hidayat, Kamis (16/2/2023).
Meski tak ada IKN, kata Rahmat, Kaltim masih kekurangan tenaga konstruksi bersertifikat untuk kebutuhan pembangunan daerah.
"Kalau sebetulnya tanpa IKN pun kebutuhan kita masih kurang, terkait yang bersertifikat, makanya beberapa yang kita lakukan mengejar gap ketertinggalan terus mengejar target," kata Rahmat.
Pihaknya terus mendorong tenaga kerja sertifikasi bidang konstruksi agar terus ada dan bertambah setiap tahunnya.
Target sendiri pada tahun 2026, pihaknya bisa menciptakan tenaga kerja konstruksi bersertifikat mencapai 6 ribu orang.
Dari data yang tercatat pihaknya, 3 tahun terakhir, tenaga kerja konstruksi Kaltim mencapai 39.881 tenaga kerja.
Diantaranya Tenaga Ahli 10,756 orang dan Tenaga Teknisi/Analis dan Operator (terampil) 29,305 orang.
Total sampai tahun 2022 ada sebanyak 39.881 tenaga konstruksi Kaltim yang sudah tersertifikasi.
Padahal, keperluan Kaltim untuk pekerja konstruksi mencapai 105.395 orang, sehingga masih ada kekurangan sekitar 66 ribu tenaga konstruksi bersertifikat.
"Tentunya rata-rata sudah bekerja, sebagian besar sudah," sebutnya.
Rencana kedatangan 16 ribu tenaga kerja konstruksi yang akan ke IKN dan menempati hunian yang telah disiapkan dianggapnya wajar.
Tidak mengherankan, karena memang di Kaltim saja masih kekurangan untuk memenuhi tenaga konstruksi.
Tenaga Kerja Konstruksi
Kalimantan Timur
IKN
IKN Nusantara
Ibu Kota Nusantara
IKN Terkini
IKN Baru Indonesia
IKN Terbaru Hari Ini
Basuki Hadimuljono Sebut Air di IKN Bisa Langsung Diminum |
![]() |
---|
Sampah di Kawasan IKN Bakal Diolah di TPST Berkapasitas 70 Ton per Hari, 17 Agustus Sudah Siap |
![]() |
---|
Program Makan Siang Gratis Lebih Penting dari IKN, Keluarga Prabowo: Kalau Belum Mampu, Jangan Dulu |
![]() |
---|
Warga yang Lahannya Terdampak Pembangunan IKN Nusantara Dapat Ganti Untung, AHY: Bukan Ganti Rugi |
![]() |
---|
3.216 PNS Akan Pindah di IKN pada Agustus 2024, Simak Juga Info CASN Penempatan Ibu Kota Baru |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.