Bank Sampah Kukar Tingkatkan Produksi Kompos
DLHK Kukar terus berupaya meningkatkan kinerja dalam membuat bank sampah agar bisa menghasilkan produk yang bernilai ekonomis
Bank Sampah Kukar Tingkatkan Produksi Kompos
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG- Bank Sampah Sehat milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara akan menjadi bank sampah induk dan percontohan.
Sebab itu, DLHK Kukar terus berupaya meningkatkan kinerja dalam membuat bank sampah agar bisa menghasilkan produk yang bernilai ekonomis.
Kepala DLHK Kukar, Alfian Noor, mengatakan, salah satunya dalam pembuatan produk pupuk kompos.
"Rencananya akan dibuat satu tempat di daerah pasar Mangkurawang untuk bisa memproduksi pupuk kompos," ujarnya, (8/3/2023).
Pembuatan pupuk kompos ini sebenarnya sudah dilakukan oleh Bank Sampah Sehat sejak beberapa waktu lalu.
Baca juga: 58 Bank Sampah di Kukar Mati Suri, DLHK Bakal Dirikan Konsep Induk
Baca juga: MHU Inisiasi Bank Sampah di Loa Kulu, Sulap Sampah Jadi Rupiah
Bahkan, produk yang dihasilkan tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah.
"Produk ini juga sudah bisa dipasarkan melalui e-katalog. Untuk itu kita terus berupaya meningkatkannya dalam skala yang lebih besar," tambahnya.
Tidak hanya meningkatkan produk pupuk kompos, produk lainnya yang bernilai ekonomi juga akan dipasarkan oleh bank sampah ini.
Dengan memanfaatkan sampah-sampah yang telah dipilah dan dikumpulkan oleh bank sampah lainnya dan dikoordinir oleh bank sampah induk.
Baca juga: Bank Sampah Binsik Paser Bisa Kelola 20 sampai 25 Ton Sampah Per Bulan
"Selama ini memang banyak bank sampah yang mati suri, tugas kita sekarang adalah memberi pembinaan lagi. Yakni, dengan memfasilitasi dan membantu memasarkan produk mereka," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Bank-Sampah-Sehat-milik-Dinas-Lingkungan-Hidup-dan-Kehutanan-DLHK-Kutai-Kartanegara.jpg)