Ibu Kota Negara

Anggaran IKN Nusantara Membengkak bisa Tembus Rp 30 T, Presiden Jokowi Minta Pembangunan Tambahan

Anggaran IKN Nusantara membengkak. Kementerian PUPR minta tambah dana karena ada permintaan pembangunan tambahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Editor: Amalia Husnul A
Dok. Kementerian PUPR
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau progres pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri di IKN pada Kamis (23/02/2023). Anggaran IKN Nusantara membengkak. Kementerian PUPR minta tambah dana karena ada permintaan pembangunan tambahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

TRIBUNKALTIM.CO - Anggaran pembangunan IKN Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim) tahun ini akan membengkak.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengajukan permintaan tambahan anggaran untuk pembangunan IKN Nusantara.

Pagu anggaran IKN Nusantara tahun ini sebelumnya adalah Rp 23 triliun, selanjutnya Kementerian PUPR meminta tambahan anggaran antara Rp 7 hingga 8 triliun, bisa membengkak menjadi sekitar Rp 30 triliun. 

Permintaan tambahan anggaran untuk IKN Nusantara ini dikarenakan adanya permintaan tambahan pembangunan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Permintaan tambahan pembangunan dari Presiden Jokowi ini dimaksudkan untuk persiapan tanah bagi investor IKN Nusantara. 

Penambahan anggaran IKN Nusantara yang dimintakan Kementerian PUPR ini disampaikan Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata.

Isa Rachmatarwata mengatakan, akan ada tambahan sekitar Rp 7 triliun hingga Rp 8 triliun untuk pembangunan IKN.

Adapun pagu anggaran IKN yang sebelumnya ditetapkan tahun ini yakni sebesar Rp 23 triliun.

“Tahun ini kan sudah dianggarkan di PUPR dan Kemenhub dan beberapa kementerian itu sekitar Rp 23 triliun.

Tapi ada tambahan-tambahan baru.

Baca juga: PKS Yakin Anies Baswedan Lanjutkan Proyek Andalan Jokowi Yakni IKN Nusantara

“Tahun ini kan sudah dianggarkan di PUPR dan Kemenhub dan beberapa kementerian itu sekitar Rp 23 triliun.

Tapi masih diperkirakan akan bertambah,” tutur Isa dalam media briefing, Selasa (21/3) seperti dikutip TribunKaltim.co dari kontan.co.id. 

Pagu anggaran IKN Nusantara sebelumnya Rp 23 triliun, maka dengan adanya permintaan tambahan anggaran dari Kementerian PUPR maka anggaran untuk IKN Nusantara bisa tembus Rp 30 triliun, 

Menurutnya, tambahan anggaran tersebut karena ada permintaan pembangunan tambahan dari Presiden Joko Widodo.

Sehingga membutuhkan dana tambahan untuk pembangunan tersebut.

Anggaran tambahan ini rencananya akan digunakan untuk pembebasan lahan yang nantinya disediakan bagi pengembang.

“Tambahan-tambahan baru, misalnya pak Presiden minta tanah yang disiapkan untuk para investor, nah itu nanti perlu land development,” imbuhnya.

Jokowi Cari Investor ke Singapura

Pertengahan Maret kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong, Kamis (16/03/2023), di Istana Kepresidenan Singapura.

Baca juga: Penyebab Banjir IKN Nusantara Versi FWI, Tak Hanya Curah Hujan Tapi Lingkungan Rusak

Dalam konferensi pers setelah pertemuan dengan PM Singapura tersebut, Presiden Jokowi menyebut bakal ada 20 investor Singapura yang akan berinvestasi di IKN Nusantara.

Presiden Jokowi menyambut baik minat para investor Singapura untuk ikut serta dalam pembangunan IKN Nusantara.

Dukungan terhadap pembangunan IKN Nusantara juga disampaikan PM Singapura, Lee.

Lee mengatakan akan mendorong pelaku usaha Singapura untuk hadir dalam forum investor IKN yang akan dilaksanakan pada bulan Mei mendatang.

“Saya menyampaikan kepada Presiden Jokowi, kami menantikan forum investor yang direncanakan pada bulan Mei untuk menunjukkan kepada para investor apa yang ditawarkan Nusantara dan untuk menarik minat mereka pada pembangunan tersebut," ujarnya.

PM Lee mendukung visi Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan IKN sebagai kota pintar dan kota hijau.

Pertemuan kedua pemimpin juga menghasilkan MoU yang mencakup kerja sama peningkatan kapasitas, berbagi pengetahuan, dan penelitian untuk mendukung perencanaan dan pengembangan Nusantara sebagai kota pintar dan berkelanjutan.

"Kami akan mendorong pengusaha dan perusahaan Singapura untuk berpartisipasi dalam forum ini," tandas PM Lee.

Baca juga: Penyebab Banjir IKN Nusantara Versi FWI, Tak Hanya Curah Hujan Tapi Lingkungan Rusak

Sebelumnya diberitakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berangkat menuju Singapura dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada Kamis (16/3/2023) pukul 07.00 WIB.

Di Singapura, Presiden Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong dalam pertemuan Leaders’ Retreat yang akan berlangsung pada siang sampai sore hari nanti.

Pertemuan Leaders’ Retreat merupakan pertemuan tahunan yang dilakukan Presiden Indonesia dengan PM Singapura.

Tahun lalu pertemuan dihelat di Bintan, Indonesia.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi yang telah berada di Singapura untuk mempersiapkan kedatangan Presiden Jokowi, menyampaikan bahwa dalam pertemuan tahun ini, salah satu fokus pembahasan adalah investasi Singapura di pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

Sebelumnya, Malaysia menjadi negara pertama di ASEAN yang menyatakan minat tertarik berinvestasi di IKN Nusantara.

Sekitar 10 perusahaan Malaysia pun sudah menyampaikan surat ketertarikan berinvestasi di IKN.

“Kerja sama ekonomi, digital, kesehatan, dan energi terbarukan akan menjadi fokus pembahasan,” kata Retno Marsudi dalam pesan tertulis yang dilansir dari siaran pers Sekretariat Presiden, Kamis.

Baca juga: Mitigasi Banjir di Sepaku Kawasan IKN Nusantara, 7 Titik jadi Langganan Genangan Air

(*)

Update Ibu Kota Negara

Berita IKN Nusantara

 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved