Berita Samarinda Terkini

Kapal Berangkat Lebih Cepat, Ratusan Penumpang Tertinggal di Pelabuhan Samarinda

Memasuki puncak arus mudik lebaran 2023, mulai terlihat peningkatan jumlah penumpang di Pelabuhan Samarinda tujuan Pare-Pare, Sulawesi Selatan.

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO
KETINGGALAN KAPAL - Sejumlah penumpang yang ketinggalan kapal Prince Soya tampak berada di kursi menunggu Pelabuhan Samarinda,saat dikunjungi Kapolresta Samarinda Kombespol Ary Fadli,didampingi Kapolsek Pelabuhan, Kompol Subari dan anggota Polisi, Minggu (16/4/2023). TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Memasuki puncak arus mudik lebaran 2023, mulai terlihat peningkatan jumlah penumpang di Pelabuhan Samarinda tujuan Pare-Pare, Sulawesi Selatan.

Bahkan pada Minggu (16/4/2023) ini KM Prince Soya yang seharusnya berangkat pada Pukul 14.00 Wita diberangkatkan lebih awal.

Kapal motor dengan kapasitas 2000 penumpang itu diberangkatkan pada Pukul 09.00 Wita.

Alhasil terpantau ratusan orang tertinggal dan terpaksa menunggu di terminal penumpang Pelabuhan Samarinda.

Baca juga: Puncak Arus Mudik melalui Bandara APT Pranoto Samarinda Diprediksi Tiga Hari Jelang Idul Fitri 

Memastikan semua tetap kondusif, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli bersama jajarannya mendatangi penumpang di pelabuhan yang berada di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Samarinda Kota itu. 

Ia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan operator kapal yang standby di pelabuhan apabila dimungkinkan penumpang yang tertinggal bisa segera diberangkatkan.

"Kalau kuota sudah ada 800 penumpang operator kapal akan meminta izin ke KSOP untuk berlayar. Supaya nantinya tidak ada penumpukan di hari berikutnya," kata Kombes Pol Ary Fadli.

Ia menyebutkan KM Prince Soya berangkat lebih awal dikarenakan telah diisi 2000 penumpang.

Baca juga: PT Pelni Balikpapan Optimasi Penambahan Frekuensi Kapal Saat Arus Mudik

Sementara yang tertinggal diperkirakan berjumlah lebih dari 500 orang.

"Jadi saat ini masih didata. Kalau sudah memenuhi kuota, diupayakan akan diberangkatkan segera menggunakan KM Cattleya Express," jelasnya.

Sementara itu, sebagian besar calon penumpang yang tertinggal mengaku tak mendapatkan tiket.

Salah satunya Mahdi (50) yang menjelaskan ia bersama sang istri sudah berada di pelabuhan itu sejak Pukul 06.00 Wita.

Namun upayanya untuk mendapatkan tempat lebih cepat kandas, sebab tiket telah habis.

"Saya dari Kutai Timur mau pulang ke Palopo. Semoga bisa segera pulang. Tadi kami sudah didata petugas," singkatnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved