IKN Nusantara

Deretan Potensi Ancaman Kejahatan dan Militer yang Dipetakan TNI di IKN Nusantara

Deretan potensi ancaman kejahatan dan militer yang dipetakan TNI di IKN Nusantara

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Sandrio

Kata dia, Kodam VI Mulawarman mempunyai konsep 3 RTRW untuk menyikapi ancaman, tergantung potensi ancaman datang dari mana.

Diantaranya seperti daerah pertempuran, daerah komunikasi, dan daerah belakang.

"Kalau ancaman atau serangan datang dari perairan, maka IKN Nusantara itu mau tidak mau langsung menjadi daerah operasi. Karena posisinya sangat nempel dengan pesisir," ungkap Musa.

Sebab itu dia mengatakan bahwa dari setiap garis perbatasan, pengamanan perlu dipertebal dan meningkatkan kapasitas markas yang tersebar di beberapa daerah.

Sebelumnya, Tentara Nasional Indonesia atau TNI telah memetakan beberapa potensi ancaman kejahatan terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

Adapun potensi ancaman kejahatan yang muncul dari pemetaan tersebut yakni mulai dari radikalisme dan terorisme hingga penyelundupan narkoba dan manusia.

Dilansir dari Kompas TV, demikian hal tersebut disampaikan Kepala kelompok staf ahli Pangdam VI Mulawarman Brigjen TNI Ivancius Siagian.

Ivan menyampaikan hal itu dalam webinar dengan tema, IKN dan mitigasi radikalisme terorisme, yang digelar Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia.

"Sudah menjadi tugas pokok TNI untuk mengamankan pembangunan IKN, karena IKN merupakan lambang dan simbol kedaulatan negara," kata Ivan dalam webinar tersebut yang dipantau secara online di Jakarta, Selasa (21/3/2023).

Sebagai Pangdam Mulawarman, Brigjen Ivancius mempunyai wilayah penugasan di tiga provinsi. Itu antara lain Kalimantan Utara (Kaltara), Kalimantan Timur (Kaltim), dan Kalimantan Selatan (Kalsel). (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved