Berita Samarinda Terkini
Kelangkaan LPG 3 Kg di Samarinda, KAMMI Kaltim Minta Berantas Mafia LPG
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kaltim, menggelar unjuk rasa di depan Pertamina Fuel Terminal, Jalan Cendana Samarinda
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
Kedua para penegak hukum harus membasmi mafia gas LPG yang menyedot hak masyarakat.
Ketiga, monopoli migas yang diperuntukkan bagi masyarakat harus dihentikan.
"Kami akan mengawal sampai selesai permasalahan LPG demi menghadirkan kesejahteraan dan keadilan untuk masyarakat samarinda dan kalimantan timur," tegasnya di akhir.
Dikonfirmasi terkait adanya aksi itu, Area Manager Communication, Relation and CSR Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra mengatakan, pihaknya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh KAMMI.
Baca juga: Perumda Varia Niaga Pastikan 1200 LPG 3 Kg Tepat Sasaran di Kota Samarinda
Pihaknya akan meneruskan apa yang menjadi aspirasi KAMMI kepada yang lebih berwenang, dalam hal ini pemerintah pusat melalui kementerian ESDM.
Tak hanya itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya dalam penindakan hukumnya jika memang diperlukan.
Disinggung soal tudingan adanya mafia LPG, Arya mengatakan tudingan tersebut masih sebatas dugaan.
Meski begitu, jika memang ada, pihaknya berharap adanya laporan detail terkait hal itu.
"Karena kami hanya sebagai operator penyalur saja. LPG ini kan merupakan subsidi yang ranahnya pemerintah bersama aparat penegak hukum. Sehingga perlu berkoordinasi dengan pihak-pihak ini," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/12062023-Aksi-Mahasiswa-Muslim-Indonesia-KAMMI.jpg)