Berita Balikpapan Terkini

Gegara Program Seragam Gratis, Toko Penjual Seragam Sekolah Sepi Pembeli

Pemilik Toko Seragam Levina ini mengaku sejak program seragam sekolah gratis diterapkan di Balikpapan, penjualannya turun dratis

Penulis: Ardiana | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Ilustrasi- Pemilik Toko Seragam Levina ini mengaku sejak program seragam sekolah gratis diterapkan di Balikpapan, penjualannya turun dratis TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kegiatan Vina menjelang masuk sekolah tak lagi sesibuk tahun lalu.

Pemilik Toko Seragam Levina ini mengaku sejak program seragam sekolah gratis diterapkan di Balikpapan, penjualannya turun dratis.

Ia memperkirakan, sepinya jualannya ini karena banyak siswa yang mendapatkan seragam gratis.

"Mungkin agak berkurang karena pembeli dapat gratis dari sekolah," ungkapnya, Senin (3/7/2023).

Namun, ia membeberkan, meski pendapatannya berkurang tak signifikan, dagangan seragamnya kerap ramai justru beberapa hari sebelum masuk sekolah.

Melalui pantauan Tribunkaltim.co dilapangan, toko tersebut memang sepi.

Baca juga: Anggaran Rp2,5 Miliar tak Cukup, Disdikpora PPU Ajukan Lagi di APBD-P untuk Seragam Gratis

Baca juga: Jadwal Pembagian Seragam Gratis Pelajar SMP dan SD di Bontang

Selain karena cuaca hujan, Vina mengatakan hingga saat ini penjualan seragamnya belum meningkat secara signifikan.

"Ini belum terlalu ramai. Biasanya 3 hari atau seminggu sebelum masuk sekolah baru ramai. Bahkan 2 hari sebelum masuk sekolah, membludak. Setelah masuk sekolah pun, masih ada yang cari baju seragam," jelasnya.

Menurut Ibu dari 2 anak itu, hal ini dikarenakan pembelinya masih menunggu seragam gratis dari pemerintah.

"Makanya, membludak beberapa hari sebelum masuk sekolah. Karena orang tuanya, nunggu baju dari sekolah dulu. Kalau bermasalah, baru beli meski dekat mau masuk sekolah," pungkasnya. 

Penyaluran Seragam Sempat Tertunda

Tahun ajaran baru 2022-2023 telah dimulai beberapa bulan lalu.

Namun seragam sekolah secara gratis yang dijanjikan Pemerintah Kota Balikpapan baru didistribusikan jelang akhir semester awal.

Hal ini menjadi perhatian khusus Pemkot Balikpapan, mengingat seragam ini seharusnya bisa digunakan siswa-siswi baru kelas 1 jenjang SD dan kelas 7 jenjang SMP ketika masuk tahun ajaran baru.

Sehingga para siswa tidak perlu membeli seragam baru dengan dana mandiri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved