Tewas Diterkam Buaya
3 Kasus Manusia dengan Buaya di Kukar Buat Geger Warga hingga Pertengahan 2023
Kasus nelayan, Jumain yang tewas diterkam buaya di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, menambah deretan kasus manusia
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Kasus nelayan, Jumain yang tewas diterkam buaya di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, menambah deretan kasus manusia diterkam buaya.
Ada korban yang meninggal dunia dan ada juga yang berhasil selamat namun dengan luka serius sejak awal Januari hingga Juli 2023.
Namun, kisah buaya bersama manusia di Kabupaten Kutai Kartanegara tak hanya meningalkan duka. Ada juga yang membuat bulu kuduk merinding.
Pada awal tahun 2023. Warga sekitar Perairan Muara Jawa, Kukar dikejutkan dengan penampakan buaya yang membawa jasad manusia menuju tepi sungai.
Baca juga: Warga Belah Perut Buaya Temukan 3 Buah Benda, Nelayan Kukar Diduga Diterkam Reptil
Moncong buaya muara ini terlihat mengangkut sesosok mayat yang anehnya kemudian ditinggalkan begitu saja di tepian sungai.
Peristiwa ini cukup membuat heboh jagad dunia maya.
Berikut 3 kasus buaya di Kukar bersama manusia yang dirangkum oleh TribunKaltim.co, sebagai berikut:
1. Buaya Antar Jasad Balita Tenggelam dalam Kondisi Utuh
Pada Januari 2023, netizen Kutai Kartanegara bahkan se-Indonesia sempat digegerkan dengan viralnya aksi seekor buaya yang membawa jasad balita secara utuh.
Balita bernama Muhammad Ziyad Wijaya (4), korban tenggelam saat bermain di Sungai Mahakam, Kutai Kartanegara, memang ditemukan meninggal setelah 2 hari hilang.
Namun mencengangkannya, jasad korban dibawa oleh seekor buaya muara ke keluarganya yang berada di tepi sungai.
Baca juga: Heboh Nelayan di Kukar Tewas Diterkam Buaya, Ini 4 Kasus Serupa hingga Kisah Buaya Berteman Manusia
Jasad korban ditemukan di Perairan Muara Jawa, Kutai Kartanegara. Saat itu korban dibawa dari tengah sungai menunju ke tepi sungai dan telah ditunggu oleh pihak keluarga.
"Jaraknya dari lokasi kejadian itu 1,5 kilometer. Saat buaya berada di dekat keluarga, langsung dilepaskan korban," kata Kepala Basarnas Kaltim, Melkianus Kotta.
Jasad Ziyad selanjutnya langsung dievakuasi ke rumah duka. Saat dicek kondisi korban tak satupun bagian tubuhnya hilang.
Lebih lanjut, Melkianus mengatakan, saat korban terjatuh dan tenggelam di sungai tidak tanda-tanda buaya.
Korban diduga hanya bermain di pinggir sungai, tepatnya di belakang rumahnya dan kemudian tiba-tiba hilang dan tidak ada sangkut pautnya dengan terkaman buaya.
2. Nelayan Diterkam Buaya saat Pasang Jaring di Sungai Bumbung
Pada Februari 2023, seorang nelayan bernama Aspiansyah (41) di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur hilang di sungai saat menjaring ikan.
Aspiansyah yang berangkat bersama rekannya Toni (44) diduga diterkam buaya sepanjang 3 meter sebab hanya ditemukan topi di atas air tak jauh dari perahu korban.
Peristiwa Aspiansyah diduga diterkam buaya terjadi di Sungai Bumbung, Kecamatan Anggana, Kukar pada Rabu (15/2/2023).
Baca juga: Warga Pesisir Kukar Diminta Waspada Terhadap Serangan Buaya
Saat itu korban dan rekannya diketahui menginap satu hari di lokasi menjaring ikan. Hingga pada pagi harinya mereka berpisah untuk mengecek jaring yang telah dipasang, namun saat rekan korban kembali sudah tidak melihat korban.
Saat berada di samping perahu korban, Toni pun berusaha memanggil nama korban, namun tidak ada respon.
Tak lama berselang Toni melihat buaya berukuran 3 meter berenang di samping perahu korban, hingga Toni menyimpulkan bahwa Aspiansyah telah diterkam buaya.
3. Nelayan di Anggana Diterkam Buaya saat Bersihkan Kapal dari Lumut
Terbaru, seorang nelayan di Desa Tani Baru, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur tewas usai diterkam buaya.
Nelayan bernama Jumain (45), warga Kutai Lama RT 01, Kecamatan Anggana dimangsa buaya di Sungai Seleteh, Desa Tani Baru, Anggana, pada 6 Juli 2023.
Peristiwa ini bermula saat korban sedang membersihkan perahu miliknya. Saat itu sekitar pukul 11.00 Wita, Jumain menggosok-gosok lumut yang ada pada bagian bawah perahu.
Selang beberapa lama, istri Jumain yang berada di dalam pondok rumah mendengar ada suara teriakan minta tolong. Mendengar teriakan itu, istri korban sontak berlari ke luar mencari arah suara.
Saat dihampiri sebagian (tubuh) buaya menerkam suaminya.Tak tinggal diam, sang istri langsung melapor ke warga dan kepala desa.
Proses pencarian terhadap korban langsung dilakukan oleh semua pihak, mulai dari personel Polsek Anggana, Satpolairud Polres Kukar, BPD Anggana hingga warga juga turut terlibat untuk mencari Jumain.
Pencarian terus dilakukan selama berjam- jam hingga tengah malam, menggunakan kapal seluruh pihak yang terlibat menyusuri sungai di sekitar TKP.

Akhirnya sekitar pukul 23.00 Wita, warga menangkap seekor buaya yang diduga menerkam korban. Namun, hanya ditemukan tiga biji sandal dalam perut predator itu.
Pencarian pun kembali dilakukan, hingga akhirnya Jumat, 7 Juli 2023 pukul 10.30 Wita korban berhasil ditemukan di tepi sungai, tak jauh dari lokasi ditemukannya buaya.
Korban ditemukan dalam posisi tegak berdiri dalam air, kepala di atas dan kaki di bawah. Kondisi tubuh dalam keadaan utuh, ada bekas gigitan di dada korban. (*)
Warga Belah Perut Buaya Temukan 3 Buah Benda, Nelayan Kukar Diduga Diterkam Reptil |
![]() |
---|
Warga Pesisir Kukar Diminta Waspada Terhadap Serangan Buaya |
![]() |
---|
Fakta Pilu Nelayan di Anggana Kutai Kartanegara, Diseret Buaya di Depan Istri dan Warga Sekitar |
![]() |
---|
Kronologi Nelayan Diterkam Buaya di Anggana Kukar, Bermula Saat Bersihkan Lumut di Perahu |
![]() |
---|
Jasad Jumain Nelayan Tewas Diterkam Buaya Ditemukan Posisi Berdiri Tegak Dalam Air di Anggana |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.