Ibu Kota Negara
Lahan IKN Nusantara Cukup Luas, Ahli Konstruksi Ingatkan tak Perlu Gedung Pencakar Langit
saat akan dibangun menjadi Ibu Kota Negara, tentu saja IKN Nusantara tidak perlu dibuat bangunan yang tinggi hingga mencakar langit
Dibangun Sesuai Rencana
Sementara, Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S Atmawidjadja mengatakan, pembangunan infrastruktur dasar IKN semuanya telah berjalan sesuai rencana.
"Jadi kira-kira sekarang untuk IKN tahap 1 sudah progres di kisaran 34 hingga 35 persen," ujar Endra ditemui di Tol Cisumdawu, Selasa (11/7).
Endra mencontohkan, pembangunan jalan-jalan kawasan, gedung pemerintahan, istana presiden, kantor presiden.
Baca juga: Usul Penambahan Personel Satpol PP Penajam Paser Utara Songsong IKN Nusantara
Kemudian kantor menteri koordinator, rumah tapak jabatan menteri sampai hunian pekerja konstruksi di IKN sudah dimulai.
Bahkan ada yang telah selesai yakni hunian pekerja konstruksi IKN Nusantara.
Endra menyebut, dalam waktu dekat Bendungan Sepaku Semoi akan diresmikan.
Bendungan ini terbilang krusial karena untuk menyuplai kebutuhan air baku di IKN.
Baca juga: 6 Jalan Feeder Distrik di KIPP IKN Nusantara Ditargetkan Tuntas Dalam 390 Hari
Selain itu, Endra menyampaikan, salah satu aspek penting pembangunan infrastruktur dasar adalah pembangunan Multi-Utility Tunnel (MUT) untuk menampung semua jaringan pipa air hingga fiber optik dan kabel listrik di IKN.
Dengan demikian, MUT nantinya akan diisi oleh lintas sektor.
Menurutnya, pengisian MUT oleh lintas sektor merupakan salah satu pekerjaaan yang menjadi perhatian setidaknya hingga tahun 2024.
"(Pembangunan infrastruktur dasar) Tahap 2 memang baru kita mulai lelang-lelang 2023 ini, baru 1 persen atau 2 persen progresnya.
"IKN semua on the right track, kita pacu terus," jelas Endra.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230622_Desain-Istana-Negara-di-IKN-Nusantara-Kaltim.jpg)