Berita Paser Terkini

Kasus Rabies di Paser Belum Ada, Vaksinasi Tetap Berjalan

Rabies ini ditularkan ke manusia tidak hanya melalui gigitan, cakar pada hewan yang terjangkit rabies juga berbahaya

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Paser, Djoko Bawono, membeberkan, ada laporan dari masyarakat banyak anjing liar dan sebagainya, maka di wilayah itu dilaksanakan vaksinasi rabies, Jumat (21/7/2023). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Paser memastikan belum ada kasus rabies di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Seperti pada beberapa kasus gigitan anjing terjangkit rabies di berbagai daerah yang heboh di sosial media.

Kepala Disbunak Paser Djoko Bawono menjelaskan, hingga kini belum ada masyarakat yang terjangkit rabies.

"Kalau kejadian sampai dengan meninggal itu tidak ada kasus, karena virus rabies ini memang berpengaruh terhadap kesehatan manusia bahkan sampai meninggal," terang Djoko, Jumat (21/7/2023).

Baca juga: Rotasi Jabatan di Polres Paser, 3 Pejabat Dimutasi

Hanya saja, pihaknya pernah menerima laporan ada warga yang di cakar kucing namun setelah dilakukan pengecekan tidak sampai pada kasus rabies.

"Belum ada di Paser, kemarin itu cuman laporan ada warga yang dicakar kucing peliharannya, kemungkinan mengira hewan itu membawa virus rabies dan Alhamdulillah tidak," tambahnya.

Guna mengantisipasi penyakit rabies pada hewan, Disbunak Paser termasuk di UPTD lainnya melakukan vaksinasi rabies.

Dijelaskan, terdapat beberapa Hewan Penular Rabies (HPR) yaitu pada Anjing, Kucing, dan Monyet.

Rabies ini ditularkan ke manusia tidak hanya melalui gigitan, cakar pada hewan yang terjangkit rabies juga berbahaya.

Baca juga: Ciri-ciri Orang yang Terkena Gigitan Hewan Positif Rabies Menurut Kabid P2PL Dinkes Kukar

"Apalagi saat manusia ada luka dan terkena air liurnya itu sudah pasti terjangkit," paparnya.

Sejauh ini, Disbunak Paser telah melakukan vaksinasi rabies pada hewan sejak awal tahun 2023.

Pelaksanaan kegiatan tersebut juga hanya dilakukan berdasarkan wilayah yang kemungkinan banyak anjing liar yang berkeliaran.

"Misalnya ada laporan dari masyarakat banyak anjing liar dan sebagainya, maka di wilayah itu kita laksanakan vaksinasi rabies," tandas Djoko.

Disbunak Paser mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi pada hewan peliharan, baik itu anjing maupun kucing. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved