Kamis, 9 April 2026

Berita Kaltim Terkini

El Nino di Kaltim Diprediksi hingga Oktober 2023

Ia menjelaskan, El Nino merupakan suatu fenomena alam yakni adanya pemanasan Suhu Muka Laut (SML) melebihi kondisi normal

Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA
Ilustrasi cuaca panas di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur. Fenomena El Nino, diprediksi akan berlangsung hingga Oktober 2023 mendatang. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Statiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, mencatat fenomena El Nino terjadi di Kalimantan Timur.

Demikian disampaikan Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I (SAMS) Balikpapan, Kukuh Ribudiyanto kepada TribunKaltim.co, Sabtu (5/8/2023).

Ia menjelaskan, El Nino merupakan suatu fenomena alam yakni adanya pemanasan Suhu Muka Laut (SML) melebihi kondisi normal, yang terjadi di Pasifik bagian Tengah.

Artinya kalau suhu muka laut itu hangat, itu akan menyebabkan tekanan rendah.

Baca juga: Mendekati Puncak El Nino, Warga Kubar Dilarang Keras Buka Lahan dengan Cara Dibakar

"Sementara jika suhu muka lautnya dingin, maka tekanannya tinggi," ujar Kukuh.

Kukuh menguraikan jika di dataran terdapat air yang mengalirkan ke arah yang lebih rendah, maka di atmosfer juga demikian.

Yakni uap air juga akan mengalir ke arah tekanan yang lebih rendah.

"Artinya bahwa uap air yang ada di sekitar Indonesia itu ketarik ke arah Timur, ke arah Amerika sana. Sehingga uap air yang ada di Indonesia itu jadi berkurang," ucap Kukuh.

"Adanya pemanasan ini membuat uap air jadi berkurang. Sehingga mengurangi curah hujan dan bisa memicu terjadinya kondisi kekeringan," jelasnya.

Adapun analisis El Nino di Kalimantan Timur sudah masuk dalam skala moderat, yang tercatat mulai pertengahan Juli 2023.

Sebagai informasi, bahwa indikasi dari El Nino itu ada 3 skala yaitu lemah, moderat dan kuat.

Di mana aliran uap air akan berjalan lambat jika El Nino dalam skala lemah, kemudian uap air akan berjalan sedang jika El Nino dalam skala moderat.

Kemudian uap air akan tertarik semakin kuat jika El Nino berada dalam skala kuat, sehingga potensi kekeringan juga semakin tinggi.

"Tadinya (di Kaltim) masih dalam kategori lemah, kemudian pertengahan Juli dan awal Agustus ke arah moderat," imbuhnya.

Baca juga: BPBD Kaltim Rapat di Balikpapan, Edukasi ke 50 Desa Rawan Bencana dalam Antisipasi El Nino

Adanya fenomena El Nino ini, Kukuh memprediksi akan berlangsung hingga Oktober 2023 mendatang.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved