Berita Kubar Terkini
3 Kali Terjadi Kebakaran dalam Sepekan di Kutai Barat
Bahkan dalam sepekan terakhir, kebakaran rumah warga di Kutai Barat sudah terjadi sebanyak tiga kali
Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Kasus kebakaran hebat yang menimpa bangunan rumah warga di wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Kalimantan Timur (Kaltim) pada musim kemarau akhir-akhir ini sering terjadi.
Bahkan dalam sepekan terakhir, kebakaran rumah warga di Kutai Barat sudah terjadi sebanyak tiga kali.
Kejadian ini terjadi di tiga wilayah kecamatan yang berbeda.
Di antaranya di Kampung Muhur, Kecamatan Siluq Ngurai pada Minggu 20 Agustus 2023 malam.
Baca juga: Harapan FX Yapan Usai Aliran Listrik di Kampung Keliwai Kutai Barat 24 Jam
Lalu kebakaran di Pasar Nala Linggang Bigung Kecamatan Linggang Bigung pada Kamis, 24 Agustus 2023 malam
Dan kebakaran rumah warga di Kampung Muara Tae Kecamatan Jempang pada Senin dini hari 28 Agustus 2023.
Dari tiga lokasi musibah kebakaran itu rata-rata terbilang hebat dan menyisakan pilu yang mendalam bagi para korban.
Pasalnya puluhan unit bangunan rumah warga menjadi rata dengan tanah dan tersisah tinggal arang.
Bupati Kubar, FX Yapan berharap mengaku turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa warganya itu.
Baca juga: Kasus Stunting di Kubar Naik 7,3 Persen, Bupati FX Yapan Mengaku Prihatin
Dia pun bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun ke lapangan dan memberikan bantuan kepada para korban kebakaran.
"Kami selaku Pemerintah Daerah sangat prihatin dan berdukacita atas musibah kebakaran ini, namun kita patut bersyukur sebab tidak ada korban jiwa, yang penting keselamatan adalah yang utama," ujar Bupati Kubar, FX Yapan, Selasa (29/8/2023).
Untuk diketahui, kebakaran hebat di Kampung Muhur Kecamatan Siluq Ngurai pada Minggu malam lalu membuat sebanyak 71 unit bangunan rumah tinggal warga.
Itu terdiri dari 4 unit lamin atau rumah panjang, rumah adat warga Dayak.
Serta 17 unit bangunan sarang burung walet rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah.
Akibatnya, sebanyak 66 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 179 jiwa di Kampung Muhur RT 002 terpaksa mengungsi usai kehilangan tempat tinggal mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230829_Kampung-Muhur-Berau.jpg)