Rapat Koordinasi dan Evaluasi Bansos
Bupati Kukar Edi Damansyah Minta Data Penduduk Miskin Sesuai Kenyataan di Lapangan
Bupati Minta Agar Data Penduduk Miskin Sesuai Kenyataan Di Lapangan sangat diperlukan dalam mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Kutai Kartanegara
Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Masalah kemiskinan adalah problem bagi bangsa Indonesia. Menghapus kemiskinan di setiap daerah merupakan PR bagi setiap daerah.
Dari semua yang paling penting adalah data yang valid dan benar sangat diperlukan dalam mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Kutai Kartanegara ( Kukar), Kalimantan Timur.
“Mari kita betul-betul menangani permasalahan data ini dengan baik agar data ini benar real seperti apa adanya di lapangan," tutur Bupati Kukar Edi Damansyah pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi pelaksanaan bantuan sosial tindak lanjut aksi strategi nasional pencegahan korupsi Di Kabupaten Kukar, di Ruang Serbaguna Kantor Bupati, pekan tadi.
"Kami sangat berterima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam menyusun data ini," bebernya.
Baca juga: Melalui Bupati Cup di Kukar, Edi Damansyah Mengharapkan Terjaring Atlet Berprestasi
Baik dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan, Ketua RT dan Puskesos.
"Sudah melakukan pekerjaan dengan baik namun masih ada kelemahan yang ditemukan masih ada yang harus diperbaiki,” kata Edi Damansyah.
Dikatakan Bupati Edi Damansyah seiring dengan perbaikan data, ia meminta optimalisasi tugas Dinas Sosial Kabupaten Kukar dalam melakukan pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Seperti diketahui Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) melakukan pendataan melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS – NG).
Baca juga: Bupati Edi Damansyah Evaluasi Data Penerima Bansos di Kukar
Puskesos yang dipilih oleh Desa merupakan organ dari Dinas Sosial, untuk itu tingkatkan kompetensi Puskesos dan berikan tambahan pembiayaan.
Bupati Edi Damansyah menekankan kepada Kades agar bisa mengetahui data yang diinput oleh Puskesos di wilayahnya masing-masing tentang kebenaran data yang diinput oleh petugas Puskesos.
Ia mengajak semua pihak untuk saling bersinergi dalam perbaikan data dan mengoptimalkan waktu dengan baik.
Puskesos harus benar-benar dalam pendataan dan harus ada sistem dibuat sehingga data tersebut tersusun dengan rapi.
"Memang agak rumit dan harus dipertanggung jawabkan,” pintanya.
Baca juga: Warga Antusias Ikut Zumba Merah Putih Bersama Bupati Edi Damansyah di Kota Bangun Darat Kukar
Dari 20 kecamatan yang ada di Kukar jika ada mendapatkan kesulitan dalam pendataan maka harus ada pendampingan.
Sebagai penyemangatnya, dikatakan Edi Damansyah jika ada desa yang aktif dalam melakukan pendataan akan diberikan insentif khusus dan kelurahan yang baik pendataannya akan ditambah lagi dana alokasi kelurahannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/130923_rakor_evaluasi_bansos.jpg)