Berita Samarinda Terkini
Total Kerugian dari Kecelakaan Honda Freed Tabrak Rumah dan Mobil Antik di Samarinda
Ia mengatakan, permasalahan tersebut tak perlu diperpanjang selama kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan secara kekeluargaan
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Petaka terjadi di sebuah wilayah rumah penduduk di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, sebuah mobil Honda Freed menabrak rumah dan mobil antik milik warga.
Kejadian persisnya di rumah yang bilangan Jalan Suwandi, RT 26, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Senin (18/9/2023).
Kabar terkini, tepat pukul 19.00 Wita, tim evakuasi gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi mobil Honda Freed yang tergelincir tersebut.
Proses evakuasi menggunakan mobil crane yang didatangkan oleh warga setempat, Kelurahan Gunung Kelua.
Baca juga: Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya Benarkan Anggotanya Tewas dalam Kecelakaan di Samarinda
Usai dievakuasi, meski mengalami ringsek di hampir semua sisi, namun mobil Honda Freed berplat KT 1163 MT itu masih dapat dikemudikan.
Sementara rumah berkelir hijau dengan nomor 08 yang ditabraknya mengalami kerusakan berat pada bagian pagar dan teras.
Sebuah mobil antik putih milik pemilik rumah juga terdampak dan ringsek pada bagian belakang.
Ketua RT 26, Wahyudi mengatakan bahwa permasalahan itu telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan di Samarinda, Truk Gagal Menanjak, Mundur Mendadak Tabrak Pagar
Dengan perjanjian tertulis, pemilik mobil siap bertanggungjawab atas segala kerusakan yang terjadi.
"Tadi kerugian ditafsir Rp 30 juta. Pemilik mobil siap ganti rugi," kata Wahyudi saat dijumpai TribunKaltim.co di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, pemilik mobil merupakan warga setempat.
Ia juga mengatakan tanjakan di wilayah mereka tersebut memang begitu rawan ketika hujan turun.
Baca juga: Kecelakaan di Samarinda, Truk Angkut Tujuh Ton Kernel Terguling di Tanjakan Palaran
Karena licin, tak jarang sejumlah kendaraan tergelincir apabila tak begitu awas.
"Ini insiden terparah. Tapi yaitu tadi, kedua belah pihak sepakat damai dengan tanggung jawab dari pemilik mobil," tuturnya.
Hadir juga Lurah Gunung Genua, Ahmad Suryani dalam proses musyawarah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230918_Mobil-Honda-Freed-Tergelincir-di-Samarinda-Kaltim.jpg)