Bangun SDM Kukar
Bangun SDM Siap Kerja, Pemkab Kukar Gandeng Perusahaan Berbasis Pelatihan
Dua Perusahaan yang bergerak di bidang pelatihan lakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Dua Perusahaan yang bergerak di bidang pelatihan melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Ini terkait pengembangan Sumber Daya manusia (SDM) di Kukar, di Ruang Eksekutif lantai 2 Kantor Bupati Kukar, pekan tadi
Memorandum of Understanding (MoU) tersebut ditandatangani oleh Bupati Kukar Edi Damansyah sebagai pihak pertama, bersama PT Bukit Makmur Mandiri Utama Abraham Kaawoan sebagai pihak kedua.
Dan PT BISA RUANG VOKASI NUSWANTARA (PT BIRU) Kristiyanto Widiyawan sebagai pihak ketiga. Kemudian dengan PT Edukasi Teknologi Group (PT PETROTEKNO) Hendra Budiman Pribadi.
Baca juga: Rendi Solihin Berdialog dan Beri Bantuan untuk Petani di Desa Bukit Raya Samboja Kukar
Dalam penjelasannya Plt Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) M Hatta mengatakan pelatihan yang akan dilakukan oleh PT BIRU adalah pelatihan Basic Operator (Heavy Duty (HD), Dozer dan Excavator).
Metode pelatihan on-the-job training (OJT) dengan sertifikat standar internasional, SKKNI, dan SKK dari PT BUMA.
Lama pelatihan 1 tahun berlokasi di Kecamatan Tabang dengan sasaran 30 orang dari 12 kecamatan di Kukar minimal umur 21 tahun.
Sedangkan pelatihan yang diberikan oleh PT PETROTEKNO adalah pelatihan Welder atau pengelasan, dilaksanakan selama 102 Hari atau 702 jam pelajaran.
Baca juga: Pemkab Kukar Mulai Susun Rancangan Pembangunan untuk 20 Tahun Mendatang
Kegiatan berlokasi di Batam Kepulauan Riau, diperuntukan bagi 20 orang dari 20 kecamatan se Kukar dengan umur minimal 21 tahun dan memiliki minat di bidang pengelasan dan akan mendapatkan sertipikat nasional (BNSP – SKKNI) dan internasional (ECITB).
Pelatihan ini memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kompetensi masyarakat Kukar di bidang-bidang yang dibutuhkan oleh industri.
Pelatihan Basic Operator difokuskan pada keterampilan dasar pengoperasian alat berat.
Sedangkan pelatihan Welder difokuskan pada keterampilan pengelasan.
"Dan siap bekerja pada perusahaan yang membutuhkan tenaga di bidang tersebut,” katanya.
Baca juga: Tercatat 12.570 Bendera yang Dibagikan, Pemkab Kukar Ikuti Rakor Evaluasi Kemendagri
Kemudian dari PT BIRU Kristiyanto Widiyawan mengatakan pihaknya adalah sebagai ruang vokasi membangun generasi masa depan Indonesia dengan pendekatan pengembangan yang holistik.
Mencakup peningkatan intelektual dan karakter, serta keterampilan kompetitif, keahlian, dan teknologi, untuk memastikan kesiapan di industri yang dinamis saat sekarang.
Pelatihan dan pembelajaran yang diberikan berbasis industri dengan metode yang interaktif pengalaman belajar yang lebih mendalam, menghadirkan berbagai modul dengan multimedia interaktif dan simulasi virtual.
Peserta akan mengantongi sertifikasi kompetensi evaluasi dan sertifikasi berstandar nasional (BNSP)
Kemudian, PT PETROTEKNO Hendra Budiman Pribadi menjelaskan pihaknya begerak di bidang pengembangan SDM sejak 2007 dan salah satu lembaga pelatihan yang dipercaya untuk mengelola berbagai macam pengembangan SDM terutama diindustri Migas dengan beberapa cutomer diantaranya Pertamina, BIPI, Medco dsb.
Pelatihan yang diberikan bersertifikasi nasional dan internasional mengacu pada sertifikasi kompetensi evaluasi dan sertifikasi berstandar nasional (BNSP) ECITB, dan OPITO sebagai bekal bekerja dalam bidang industri.
Petrotekno juga mengantongi sertifikasi kualifikasi vokasional nasional dan internasional yakni National Vocational Qualification dan Global Vocational Qualification.
Sementara, Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan Pemkab mempunyai komitmen yang kuat untuk memperkuat pembangunan SDM seperti yang tertuang pada program Kukar Idaman salah satunya Kukar Siap Kerja.
“Kukar Siap Kerja ini yang paling mendasar adalah memberikan pendidikan dan pelatihan yang berbasis pasar," katanya.
"Dengan adanya Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang baru saja dilakukan selanjutnya bisa dilaksanakan dengan baik,” ujarnya.
Dikatakan Edi, MoU tersebut merupakan awal dari sebuah tindakan yang diawali dengan hal kecil menuju ke hal yang besar.
Dengan harapan bisa diikuti oleh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kukar, sehingga program pendidikan dan pelatihan tersebut bisa terus berjalan.
Kolaborasi antara Pemkab Kukar dan Perusahaan sangat diperlukan untuk meningkatkan SDM para pemuda Kukar.
Tidak hanya di ring satu saja yang menjadi prioritas seperti yang telah dilakukan sebelumnya.
Kebutuhan terhadap tenaga kerja SDM basic operator dan mekanik cukup tinggi di perusahaan sekitar.
"Untuk itu Pemkab Kukar berkolaborasi dengan perusahaan melakukan pelatihan,” ujarnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/240923_mou_pengembangan_sdm_kukar.jpg)