Breaking News

Mobil Pengetap Terbakar di Samarinda

Video Mobil Diduga Dipakai Mengetap Terbakar di Palaran Samarinda, Sopir Sempat Berupaya Kabur

Sebuah video berdurasi 45 detik yang memperlihatkan sebuah mobil terbakar di jalanan beredar di grup WhatsApp

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Mobil Daihatsu Xenia merah yang terbakar di Jalan Ampera, Samarinda, kini diamankan di Polsek Palaran.TRIBUNKALTIM.CO/HO/Polsek Palaran 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebuah video berdurasi 45 detik yang memperlihatkan sebuah mobil terbakar di jalanan beredar di grup WhatsApp.

Kejadian itu rupanya terjadi pada Jumat (6/10/2023) lalu.

Dalam video itu terlihat sebuah minibus merah yang tengah melintas di Jalan Ampera, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda tiba-tiba mengeluarkan asap tebal lalu terbakar.

Api muncul pada bagian belakang mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi KT 1832 BP tersebut.

Kepulan asap tebal disertai kobaran api membuat warga setempat panik.

Baca juga: Kebakaran di Balikpapan, Sepeda Motor untuk Pengetap BBM Diduga Jadi Penyebab

Baca juga: Sindikat Pengetap BBM Solar Subsidi Terungkap di Balikpapan

Bahkan para pengendara yang melintas memutar balik kendaraannya lantaran api sempat menyala di aspal karena bahan bahar yang tercecer dari bagasi.

Banyak yang meyakini minibus merah yang keluar dari lahan kosong di antara rumah-rumah warga setempat tersebut merupakan mobil pengetap.

Dikonfirmasi Minggu (8/10/2023) siang ini, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Palaran Kompol Zarma Putra membenarkan adanya insiden tersebut.

Ia juga membenarkan bahwa mobil tersebut digunakan untuk mengetap bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite.

Saat kejadian sang sopir sempat berupaya melarikan diri.

Namun, tak butuh waktu lama, tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Palaran berhasil mengamankan sopir tersebut.

"Dia sempat kabur pas tahu mobilnya terbakar. Personel melakukan pengejaran dan di hari itu langsung berhasil diamankan," jelasnya.

Baca juga: Pengakuan Pengetap Solar Subsidi di Balikpapan, Raup Keuntungan Rp3 Ribu Per Liter

Kendati demikian pihaknya belum memberikan banyak keterangan sebab kasus ini masih dalam penyelidikan.

"Yang jelas sopir masih kita periksa. Semua masih dalam penyelidikan. Barang buktinya ada beberapa jerigen yang masih ada isinya. Perkembangannya akan kita sampaikan kemudian," singkatnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved