Ibu Kota Negara

Jokowi Hadirkan Lembaga Vital di IKN Nusantara untuk Yakinkan Masyarakat Indonesia dan Investor

Jokowi Hadirkan Lembaga Vital di IKN Nusantara untuk Yakinkan Masyarakat Indonesia dan Investor

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Miniatur desain gedung perkantoran Bank Indonesia di IKN Nusantara, Kalimantan Timur, Kamis (2/11/2023). Ditargetkan pada tahun 2024, Bank Indonesia sudah beroperasional di IKN Nusantara. 

TRIBUNKALTIM.CO, NUSANTARA - Jokowi Hadirkan Lembaga Vital di IKN Nusantara untuk Yakinkan Masyarakat Indonesia dan Investor.

Lembaga-lembaga vital seperti, lembaga keuangan, pendidikan, kesehatan, perhotelan, kementerian dan lembaga lainnya, termasuk sektor swasta diharapkan semakin memperkuat keyakinan masyarakat, bahwa IKN Nusantara segera hadir.

Keyakinan itu tumbuh semakin kuat ketika beberapa hari terakhir, Presiden Jokowi 'bergerilya' di wilayah Kalimantan Timur.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Bakal Pindahkan 250 Karyawan ke IKN Nusantara

Agendanya sangat padat, di antaranya groundbreaking sejumlah proyek berskala besar di IKN Nusantara.

Satu di antaranya adalah rencana pembangunan gedung Bank Indonesia di Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Diagendakan untuk tahun ini, 2023, proses pembangunan gedung Bank Indonesia bakal dilangsungkan.

Demikian dibeberkan oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo saat proses gorundbreaking gedung Bank Indonesia di IKN Nusantara yang dihadiri juga Presiden Jokowi, Kamis (2/11/2023).

Dia mengatakan, kantor Bank Indonesia di IKN Nusantara dibangun mulai tahun ini, untuk tahap pertama.

Persemian gedung Bank Indonesia di IKN oleh Presiden JokowiTRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Peresmian gedung Bank Indonesia di IKN oleh Presiden Jokowi. TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU (TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU)

Baca juga: Pembangunan IKN Nusantara Terus Dilakukan, Nilai Investasi Capai Rp45 Triliun

Kemudian pada tahun 2024, meski desain pembangunan yang dirancang belum selesai keseluruhan, namun gedung perkantoran Bank Indonesia sudah bisa difungsionalkan.

"2024 kami siap pindah bersama pemerintah," ungkapnya.

Gedung perkantoran BI dibangun di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), dengan luas 7,3 hektar.

Pembangunannya mengusung konsep green and smart building, yang selaras dengan pembangunan IKN Nusantara.

Rancangan gedung mencerminkan peran IKN Nusantara, smart dan green building, kearifan lokal.

"Selaras dengan pembangunan IKN," beber Perry.

Baca juga: Desain Gedung Bank Indonesia di IKN Nusantara Berbentuk Garuda, Ada Maknanya


Tambah Kepercayaan Investor

Presiden Jokowi groundbreaking Kawasan Perkantoran Bank Indonesia (KOPERBI) di Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara, Kamis (2/11/2023).

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan groundbreaking presiden di ibu kota negara.

Presiden Jokowi tiba di kawasan perkantoran disambut tarian nusantara, dan didampingi jajaran menteri kabinet Indonesia Maju dan pihak terkait.

Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa kehadiran BI di IKN Nusantara, akan menambah kepercayaan investor dan masyarakat terhadap keseriusan pemerintah memindahkan IKN.

Baca juga: Bandara IKN Nusantara di Penajam Paser Utara Bisa Didarati Pesawat Terbesar di Dunia

"Karena otitotas monoter perbankan dan sistem pembayaran telah ada dan siap mendukung pengembangan IKN," jelas presiden.

Dengan adanya BI, pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, ini membuktikan kesanggupan dan kesiapan membangun IKN yang berkelas dunia.

Baca juga: Segera Hadir RS Mayapada di IKN Nusantara, Berobat tak Harus ke Luar Negeri


Investasi Didorong ke IKN Nusantara

Diberitakan sebelumnya. Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik ikut dalam rangkaian kunjungan kerja Presiden Joko Widodo beserta sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, Rabu (1/10/2023).

Sejumlah kegiatan yang diikuti, yakni groundbreaking Bandara VVIP IKN, rumah sakit dan sekolah internasional, superblock, serta SDN 020 Sepaku.

Akmal Malik melihat geliat investasi atau penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang dilakukan beberapa perusahaan multinasional milik konglomerat Indonesia, juga tentu bakal mendorong hal sama di Kalimantan Timur.

Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik menjabat tangan Presiden Joko Widodo saat acara groundbreaking sejumlah proyek di IKN Nusantara, Selasa (1/11/2023).

Menurutnya, banyak hal perlu dilakukan oleh daerah-daerah sekitar atau mitra Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Kita ingin Kaltim segera melakukan konsolidasi. Setelah ini saya minta bupati-walikota yang ada di sekitar IKN konsolidasi," tegasnya, Kamis (2/11/2023).

Baca juga: Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik Ajak OPD dan Kabupaten/Kota Buat Program Dukung IKN Nusantara

"Nanti menyusun kembali dukungan-dukungan apa yang bisa kita berikan kepada IKN," sambungnya.

Dukungan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Bumi Mulawarman agar dapat berinvestasi di IKN dan wilayah sekitar IKN juga patut didorong.

Groundbreaking proyek konglomerat Indonesia Dato Sri Tahir dan bos PT Pakuwon Jati Tbk, Alexander Tedja di IKN dapat menjadi contoh nyata dukungan ke ibu kota negara ini.

Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik bersama Presiden Jokowi dan sejumlah meteri saat groundbreaking sejumlah proyek di IKN Nusantara, Selasa 1 November 2023.

Jokowi Groundbreaking 10 Proyek di IKN Nusantara:

1. RS Mayapada

2. Gedung Pakuwon Nusantara

3. Bandara VVIP IKN

4. Pulau Suaka Orangutan

5. Nusantara International School (JIS)

6. RS Hermina

7. SDN 020 Sepaku

8. Bank Indonesia

9. Gedung BPJS

10. Pembangkit Listrik Tenaga Air.

"Begitu juga swastanya, kita jangan kalah sama Astra, jangan kalah sama Hermina, jangan kalah sama Mayapada yang sudah memulai investasi," tukas Akmal Malik.

Presiden Jokowi tinjau progres pembangunan jalan tol yang menghubungkan Kota Balikpapan ke kawasan IKN Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Rabu (1/11/2023).

Presiden Jokowi tinjau progres pembangunan jalan tol yang menghubungkan Kota Balikpapan ke kawasan IKN Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Rabu (1/11/2023). (X @jokowi)

Pj Gubernur menyinggung, perusahaan-perusahaan yang sudah beroperasi di Kalimantan Timur layak untuk menanamkan modalnya, dan ikut dalam mendukung keberlangsungan IKN.

Masa yang selama ini bekerja lama disini tidak memberikan kontribusi apa-apa untuk Kalimantan Timur.

"Saya minta juga perusahaan-perusahaan lain yang sudah lama beoperasi di Kalimantan Timur mari kita berinvestasi di zona-zona IKN dan sekitar IKN Nusantara," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved