Berita Samarinda Terkini
Virus Disebut jadi Penyebab Gatal-gatal Massal di Samarinda, Begini Kata Kepala Dinas Kesehatan
Sejumlah fakta baru seputar murid SDN 009 Sungai Kunjang alami gatal-gatal massal terungkap.
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Doan Pardede
TRIBUNKALTIM - Sejumlah fakta baru seputar murid SDN 009 Sungai Kunjang alami gatal-gatal massal terungkap.
Sebagai informasi, ratusan murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 009 Sungai Kunjang mengalami bintik-bintik merah yang sangat gatal.
Menurut Kepala Sekolah SDN 009, Agus Sutarno, peristiwa ini terjadi setelah para siswa mengikuti mata pelajaran olahraga di taman Bebaya yang berjarak 150 meter dari sekolah mereka tersebut.
Agus Sutarno mengatakan, ada sekitar 100 murid yang mengalami gatal-gatal.
Baca juga: Getah Ubi Talas Dapat Menyebabkan Gatal pada Kulit, Ini Cara Mengolah Ubi Talas yang Benar
Untuk menangani hal itu, siang harinya mereka menyerahkan anak didik mereka kepada Puskesmas Karang Asam guna penanganan.
"Pihak puskesmas memberikan 6 salep. Itu diletakan di UKS juga untuk antisipasi kalau ada keluhan lanjutan," jelasnya.
"Alhamdulillah saat ini sebagian besar murid sudah aman. Ada yang masih ditangani. Orangtua murid juga tidak komplain karena tidak ada unsur kelalaian pihak sekolah," jelas Agus Sutarno kepada TribunKaltim.co pada Kamis (2/11/2023).
Pihak sekolah sempat mengatakan bahwa bintik kemerahan dan gatal yang diderita anak didik mereka diduga disebabkan oleh virus.
Apalagi jarak sekolah mereka yang cukup jauh dari Taman Bebaya.
Namun dugaan tersebut dipatahkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda dr. Ismid Kusasih.
Dikonfirmasi TribunKaltim.co pada Jumat 3 November 2023 sore, ia mengatakan usai mendapatkan informasi mereka langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Karang Asam.
Yakni pengambilan sample oleh laboratorium kesehatan, PDAM, Dinas Pertanian dan DLH.
Setelah dilakukan kolaborasi untuk mencari tahu penyebabnya mereka menekankan bahwa rasa gatal yang dialami para murid adalah ulat bulu.
Untuk penanganannya bisa mengoleskan lotion anti histamin. Itu dijual bebas di pasaran.
"Atau bisa langsung ke fasilitas kesehatan terdekat," kata Ismid Kusasih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231103_Ulat-Bulu-di-Taman-Bebaya-Samarinda.jpg)