Jumat, 24 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Virus Disebut jadi Penyebab Gatal-gatal Massal di Samarinda, Begini Kata Kepala Dinas Kesehatan

Sejumlah fakta baru seputar murid SDN 009 Sungai Kunjang alami gatal-gatal massal terungkap.

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Doan Pardede
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Penampakan Pohon Rambai Padi di tepian Taman Bebaya Samarinda yang sudah mati akibat serangan ulat bulu, Jumat (3/11/2023). 

Pihaknya juga telah melaporkan hal tersebut kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda.

Oleh sebab itu, Kamis 2 November 2023, DLH Samarinda telah memberikan cairan khusus hama untuk disemprotkan ke seluruh area pohon yang disinyalir terdapat ulat bulu.

"Makanya sekarang tinggal sedikit. Awalnya batang pohonnya penuh ulat bulu. Sekarang jauh berkurang," sebutnya.

Meski terjadi serangan ulat bulu, namun hingga sore ini terpantau masih banyak pengunjung datang ke taman yang berada di Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda tersebut.

Dari belasan lengunjung itu, salah satu di antaranya yakni Yasin (23), tidak mengindahkan peringatan.

Akibatnya, usai melintasi area tepian taman, pemuda yang berniat datang untuk berolahraga tersebut mendadak dipenuhi rasa gatal dan merah di sejumlah area tubuhnya.

"Bawa minyak kayu putih tapi tidak mempan. Tadi ada peringatan. Cuma saya memang penasaran. Tahu-tahu pas beberapa lama di tepiannya kok gatal," ujarnya.

"Pas lihat di kaki banyak ulat bulunya," ucapnya lalu berlalu menuju sepeda motornya tanpa sempat berolahraga.

Hingga saat ini Taman Bebaya, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, tetap boleh dikunjungi.

Namun perlu diketahui area tepian taman untuk sementara cukup riskan dilalui.

Lantaran kawanan ulat bulu yang masih bertahan hidup telah menguasai area tersebut. 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved