Berita Nasional Terkini

Terjawab Apakah Diet Puasa 72 Jam atau Water Fasting Bisa Turunkan Berat Badan, Viral karena Ashanty

Berikut ulasan metode diet puasa 72 jam atau water fasting, benarkah bisa menurunkan berat badan?

canva.com
Ilustrasi meminum air putih. Simak ulasan diet puasa 72 jam berikut, apa manfaatnya dan bisakah menurunkan berat badan? 

"Ditambah dengan olahraga dan kontrol berat badan tiap hari, serta konsumsi air putih sekitar 2 liter per hari. Itu dalam pesan gizi seimbang," kata Toto.

Baca juga: Berat Badan Turun 32 Kg, Fadli Zon Ungkap Diet dan Olahraga yang Dilakukannya

Efek samping diet air putih

Dia melanjutkan, hanya mengonsumsi air putih akan membuat tubuh secara perlahan mengalami defisiensi atau kekurangan zat gizi.

Misalnya, kekurangan zat besi dan protein akan menyebabkan anemia defisiensi besi dan kurang energi protein.

"Terjadi gangguan kekurangan yodium dan kurang zat gizi lainnya, sehingga metabolisme dalam tubuh tidak berfungsi dengan baik," ungkapnya.

Senada, dokter gizi komunitas dari Dr Tan & Remanlay Institute, Banten, Tan Shot Yen mengatakan, metode water wasting tidaklah aman untuk menurunkan berat badan.

"Sama sekali tidak aman, sebab air bukan makanan," kata Tan, saat dihubungi Kompas.com secara terpisah, Rabu.

Dia mengatakan, kurangnya asupan makanan dengan hanya mengonsumsi air putih dapat menyebabkan malanutrisi.

Malanutrisi atau malagizi sendiri merupakan keadaan saat zat gizi dalam tubuh tidak seimbang atau mengalami kekurangan.

Pedoman Diet Sehat

Tan menegaskan, bukan dikurangi, cara menurunkan berat badan yang benar adalah dengan membenahi asupan makanan.

Menurutnya, pelaku diet perlu menerapkan porsi makan sesuai dengan konsep "Isi Piringku" yang digagas Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Konsep ini mengimbau agar dalam satu piring terdiri dari 50 persen buah dan sayur, sementara 50 persen sisanya terdiri dari karbohidrat dan protein.

Misalnya, untuk orang dewasa, piring bundar diisi dengan nasi, lauk, sayur, dan buah-buahan. Pada sisi kiri, diisi dengan nasi dan lauk, sedangkan sisi kanan ada sayur dan buah.

Dilansir dari laman Kemenkes, berikut contoh penerapan Isi Piringku untuk sekali makan dengan total 700 kalori:

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved