Berita Samarinda Terkini
Komentar Andi Harun soal Pemprov Kaltim Akui Peruntukkan Lahan Voorfo Samarinda
Namun belum sempat dibangun, lahan Voorfo ini kemudian berujung pada penyegelan oleh Pemerintah Kota Samarinda
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim akan berencana membangun sebuah sarana olahraga berupa mini soccer di lahan eks Lapangan Voorfo Samarinda.
Namun belum sempat dibangun, lahan Voorfo ini kemudian berujung pada penyegelan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda lantaran dinilai tak sesuai dengan peruntukkan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) kota Samarinda.
Tak hanya itu, perencanaan pembangunan mini soccer bertentangan dengan program pengendalian banjir yang dicanangkan oleh Pemkot Samarinda. Mengingat juga bahwa kawasan tersebut sangat minim daerah resapan air.
Sebab itu, persoalan ini kemudian kembali mencuat.
Baca juga: Bahas Peruntukan Lahan Voorfo Samarinda, Pemkot Siap Duduk Bersama Pemprov Kaltim
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kaltim, Fahmi Prima Laksana menyayangkan penolakan pembangunan tersebut, terutama karena di sekitarnya sudah terdapat sarana olahraga seperti lapangan tenis dan bola voli.
"Padahal lapangan itu akan kita bangun dengan drainase modern yang menggunakan pipa hdpe, sehingga sirkulasi air lebih cepat mengalir," ujarnya kepada TribunKaltim.co, Kamis (11/1/2024).
Terkait masalah banjir di kawasan simpang Lembuswana, Fahmi menyoroti pentingnya perhatian terhadap saluran drainase dan maksimalisasi kolam retensi yang ada.
Dirinya berpendapat bahwa dengan pembangunan kolam retensi di kawasan eks Lapangan Voorfo, tidak akan berdampak pada masalah banjir di sekitarnya.
"Sebab apabila debit hujan besar maka semua akan banjir karena sebagian besar kawasan di Samarinda ini adalah daerah datar," tegasnya.
Baca juga: Walikota Samarinda Andi Harun Sebut Kepala BPKAD Kaltim Baper Soal Lapangan Voorfo
Terpisah, saat dikonfirmasi Wali Kota Samarinda Andi Harun menanggapi klaim Pemprov Kaltim terkait peruntukkan lahan Voorfo yang telah disegel oleh pihaknya.
Ia mengatakan bahwa Pelaksana Tugas (PJ) Gubernur, Akmal Malik, telah mengonfirmasi dukungan penuh terhadap rencana peruntukkan lahan Voorfo sesuai dengan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) kota.
"Pak Pj Gubernur sudah clear kan, beliau akan ikut RTRW kota dan ikut perencanaan kota," kata Andi Harun.
Ia menekankan bahwa Pemprov seharusnya mendukung rencana yang telah disusun oleh Pemerintah Kota sesuai dengan otoritas yang dimiliki.
Terlebih lahan Voorfo memiliki peran vital sebagai penyangga pengendalian banjir di kawasan Simpang Empat Lembuswana.
Mengingat bahwa selama ini arah air dari berbagai sumber menciptakan dampak banjir di wilayah tersebut.
Baca juga: Peruntukan Lahan Voorfo Samarinda Belum Jelas, Akmal Malik Berpesan Jangan Abaikan Warga
| Disorot Pansus, Proyek Kolam Retensi Rp28 Miliar di Sempaja Samarinda Dinilai Belum Maksimal |
|
|---|
| Gasak Motor Mahasiswa saat Dini Hari, Seorang Pengangguran di Samarinda Ulu Diringkus Polisi |
|
|---|
| Terapkan Prinsip Zero Tolerance, Pemkot Samarinda Bentuk Satgas Lawan Kecurangan SPMB |
|
|---|
| SPMB 2026/2027 Mulai Dimatangkan, Disdikbud Samarinda Siapkan Sistem Ketat Cegah Siswa ‘Titipan’ |
|
|---|
| Walikota Samarinda Beri Dissenting Opinion saat RUPS Bankaltimtara, Soroti Kredit Macet |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240115_Pemprov-Kaltim-Dukung-Samarinda-soal-Voorvo.jpg)