Berita Samarinda Terkini
Dongkrak Kreativitas dalam Mengajar, Seratusan Guru PAUD Ikut Seminar Nasional di UWGM Samarinda
Pendidikan anak usia dini (PAUD) memainkan peran penting dalam membentuk masa depan anak.
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pendidikan anak usia dini (PAUD) memainkan peran penting dalam membentuk masa depan anak.
Sebab PAUD bisa menjadi fondasi yang kuat untuk perkembangan kognitif, sosial, emosional dan bahasa anak sebelum menempuh pendidikan lebih lanjut.
Karena memegang peran penting dalam tahap awal pengenalan dunia pendidikan, tentu kualitas pengajarnya pun tak bisa diremehkan.
Baca juga: Guru PAUD di Kukar Ciptakan Tikar Sehat dan Pintar untuk Anak Usia Dini
Menyadari hal tersebut Universitas Widya Gama Mahakam atau UWGM Samarinda memandang perlu untuk meningkatkan ilmu dan kreafivitas para guru PAUD.
Oleh sebab itu UWGM kembali menyelenggarakan seminar nasional bagi mahasiswa dan guru PAUD se-Kalimantan Timur.
Dengan mengusung tema 'Peningkatan Kreativitas Guru Menuju PAUD Berkualitas', seminar yang terselenggara pada Sabtu (27/1/2024) ini berhasil diikuti secara langsung ataupun via zoom oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari Mahasiswa prodi PG PAUD dan stakeholder dari berbagai wilayah di Benua Etam
Kaprodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) UWGM Samarinda Rizqi Syafrina mengatakan seminar tersebut bertujuan untuk memberikan arah bagi para pengajar anak usia dini agar lebih memiliki kreativitas yang tinggi dalam mengajar.
"Karena tidak mudah menjadi guru PAUD. Menghadapi anak rewel, menangis dan lain sebagainya. Harapan kami dengan pelatihan ini mereka selalu memilik ide untuk menangani berbagai karakter anak tersebut," kata Rizqi Syafrina kepada Tribunkaltim.co.
Baca juga: Suka Anak Kecil, Guru PAUD di Balikpapan Mengaku Jarang Bosan Saat Bekerja
Apalagi lanjutnya, saat ini UWGM menyadari pengajar PAUD di Kaltim justru didominasi oleh pendidik bukan dari prodi PG pendidikan anak usia dini.
Terlebih dengan diberlakukannya Kurikulum Merdeka oleh Dinas Pendidikan yang menjadikan tantangan para guru PAUD lebih meningkat.
"Apalagi yang dari luar Prodi PAUD, mungkin mereka masih bingung apa yang harus dilakukan," imbuhnya.
Oleh sebab itu melalui seminar dengan pembicara Kasi PAUD dan Non Formal Bidang Ketenagakerjaan Iswardati Hudzaifah, Dosen PG PAUD UWGM Andi Aslindah dan Guru TK Negeri 1 Suminah tersebut para mahasiswa dan tenaga pendidik anak usia dini diberi pandangan mengenai penerapan kurikulum, mendongkrak semangat, wawasan serta pandangan untuk memulai kreativitas baru.
Pihaknya juga mencatat masih banyak guru PAUD hanya lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Baca juga: Komisi II DPRD Minta Bupati PPU Segera Realisasikan Dana Hibah Guru PAUD, Sujiati: Jangan Hanya PHP
Oleh sebab itu pihaknya berharap agar ke depan seluruh guru PAUD dapat memiliki gelar Strata I (S1).
Ia menegaskan membicarakan latar belakang pendidikan guru PAUD bukan tentang pribadi yang dikatakan tidak kompeten. "Ingat, semua guru itu sangat mulia. Pahlawan tanpa jasa," tegasnya.
| Peringatan HAB ke-80, Andi Harun Ajak Keluarga Besar Kemenag Samarinda Perkuat Kohesi Sosial |
|
|---|
| Tagihan Air Warga Samarinda Membengkak Jutaan Rupiah, Respons Perumda Tirta Kencana |
|
|---|
| Isu Super Flu Merebak, Dinkes Klaim Belum Ada Lonjakan Kasus di Samarinda |
|
|---|
| Polresta Samarinda Tetapkan 2 Aktor Intelektual Kasus Bom Molotov September 2025 Jadi DPO |
|
|---|
| Samarinda Jadi Tuan Rumah Kapolri Cup Judo 2026, PJSI Kaltim Pastikan Kesiapan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240131_seminar-peningkatan-kreativitas-guru-PAUD.jpg)