Pembunuhan Sekeluarga di PPU
Suasana Rumah Duka Pembunuhan Satu Keluarga di Babulu PPU, Dipenuhi Warga yang Melayat
Begini suasana Rumah Duka pembunuhan satu keluarga di Babulu Penajam Paser Utara (PPU), rumah korban dipenuhi warga yang melayat.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Heriani AM
"Innalillahi wa inna ilaihi raajiun...", "Ya Allah...", "La Ilaha Illallah...", "Allahu Akbar..".
Begitulah lafaz yang terlontar dari mulut warga RT 18, Sekunder 8, Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur saat menyaksikan kedatangan lima jenazah tersebut.
Dari rekaman video yang dibagikan warga, tampak jenazah diturunkan dari ambulans satu per satu, dibawa oleh polisi dan keluarga korban ke dalam rumah.
Sementara di halaman rumah, tampak ratusan pelayat menyaksikan momen tersebut.
Di antara pelayat terdengar isak tangis.
Baca juga: 5 Fakta Pembunuhan 5 Orang dalam 1 Keluarga di PPU, Terungkap Identitas Korban hingga Motif Pelaku
Haji Sayid, salah seorang tetangga korban, mengabarkan bahwa lima jenazah yang merupakan satu keluarga, korban pembunuhan sadis itu dibawa ke rumah duka kediaman milik Suwito, ayah dari Waluyo (kepala keluarga yang menjadi korban).
Jenazah kemudian disalatkan di Masjid Assidiq, Desa Babulu Laut.
Lima jenazah dijejer di shaf depan masjid untuk disalatkan.

Sore itu juga, usai disalatkan, jenazah korban langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Babulu Laut.
Lima jenazah tersebut, kata H Sayid, dimakamkan berdampingan. Tidak dalam satu liang lahat.
"Saat pemakaman hampir ribuan orang datang menghadiri, termasuk saat jenazah tiba di rumah duka," kata H Sayid.
Baca juga: Motif Pembunuhan 1 Keluarga di PPU, Cinta Ditolak, Siswa SMK Gelap Mata
Menurut H Sayid, banyaknya pelayat yang datang karena keluarga korban ini memang dikenal orang baik.
"Korban ini memang dikenal oleh tetangga adalah warga yang baik dan menjadi jemaah Masjid Assidiq di RT 18 Desa Babulu Laut," katanya.
H Sayid mengaku terakhir kali bertemu korban (ayah) saat berangkat ke sawah, Senin (5/6/2024) kemarin.
Dibunuh Dini Hari
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.