Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Internasional Terkini

Perang Lawan Hamas tetap Lanjut saat Ramadhan, Menteri Israel: Mesir Bantu Siapkan Serbuan ke Rafah

Menteri Perang Israel memastikan perang melawan kelompok pejuang Palestina, Hamas masih akan berlanjut hingga Ramadhan nanti.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
AFP Photo/Anadolu/Abed Zagout
PENGUNGSI PALESTINA - Seorang wanita Palestina, yang mengungsi di kota Rafah, memasak makanan di atas api kayu di jalan di depan tenda darurat sebagai keluarga Palestina yang meninggalkan rumah mereka dan berlindung di kota Rafah untuk melindungi diri dari pemboman Israel. dan untuk memastikan keselamatan mereka. keselamatan mereka berusaha bertahan dalam kondisi sulit di tenda darurat pada 17 Februari 2024 di Rafah, Gaza. Menteri Perang Israel memastikan perang melawan kelompok pejuang Palestina, Hamas masih akan berlanjut hingga Ramadhan nanti. 

TRIBUNKALTIM.CO - Ramadhan sudah di depan mata, namun perang Israel dan kelompok pejuang Palestina, Hamas tampaknya belum akan berakhir.

Bahkan Menteri Kabinet Perang Israel Benny Gantz terang-terangan menyatakan jika perang melawan kelompok pejuang Palestina, Hamas.

Tentara Israel (IDF) siap bekerja sama dengan Mesir untuk menyerbu Rafah, salah satu kota di mana banyak pengungsi Palestina bermukim. 

Dilansir dari Jerusalem Post, Jumat (16/2/2024), "Israel dapat melanjutkan perangnya terhadap Hamas selama bulan suci Ramadan." 

Baca juga: Inilah Rangkuman Vonis Mahkamah Internasional yang Wajib Dipatuhi Israel

Baca juga: Penjelasan Pakar Terkait Putusan Mahkamah Internasional yang Desak Israel Hentikan Genosida di Gaza

Baca juga: Aksi Retno Marsudi Tinggalkan Sidang PBB, Tak Terima Israel Mau Hapuskan Palestina dari Peta Dunia

Gantz menegaskan, IDF akan terus memburu Hamas di seluruh Gaza.

Gantz yang melabeli Hamas sebagai kelompok teroris mengatakan, gerakan itu akan terus diburu hingga ke terowongan-terowongan mereka.

“Teroris dan pemimpin Hamas harus tahu: Gaza tidak akan memiliki kota perlindungan, baik di atas maupun di bawah tanah,” kata menteri tersebut dalam sebuah keterangan.

“Pertempuran bisa berlanjut hingga bulan Ramadhan.

Benny Gantz juga mengatakan, Tentara IDF akan terus melanjutkan operasi militer darat (ground invasion) ke Rafah, kota di mana jutaan warga Palestina mengungsi dari seluruh Jalur Gaza. 

Hal lain, kata dia, Israel tengah menyiapkan hal-hal terkait serbuan militernya ke Rafah, termasuk bekerja sama dengan pemerintah Mesir.

“Jika para sandera tidak dikembalikan, kami akan memperluas perang ke Rafah.

Kami sedang mempersiapkan hal ini, bekerja sama dengan mitra kami termasuk Mesir," klaimnya.

CEKUNGAN TANAH- Beberapa cekungan tanah dari hasil pemboman beberapa roket Israel ke tenda-tenda pengungsi di Rafah. Setidaknya 95 warga sipil, hampir setengah dari mereka adalah anak-anak tewas dalam empat serangan tidak sah di Rafah.
PENGUNGSI PALESTINA - Beberapa cekungan tanah dari hasil pemboman beberapa roket Israel ke tenda-tenda pengungsi di Rafah. Menteri Perang Israel memastikan perang melawan kelompok pejuang Palestina, Hamas masih akan berlanjut hingga Ramadhan nanti.(SAID KHATIB / AFP)

Gantz lebih lanjut juga membahas masalah pengungsian lebih dari satu juta warga Palestina yang berada  di Rafah, dengan mengatakan kalau Israel akan "mengevakuasi penduduk ke daerah yang aman - dan mulai beroperasi."

Mesir Siapkan Kawasan Pengungsian

Baca juga: Dikenal Vokal dan Anti-Israel, Mia Khalifa Dilabrak Wanita Yahudi di Bandara Miami, Dipecat Playboy

Mesir menyiapkan kawasan pengungsian buat warga Rafah yang terusir dari rumah mereka bila Israel melancarkan invasi darat, lapor sumber Reuters.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved