Minggu, 3 Mei 2026

Jejak Islam di Bumi Etam

Jejak Islam di Bumi Etam 7 - Gelar Raja Berubah jadi Sultan

Raja Kutai Kartanegara ke-14, Aji Muhammad Idris yang berkuasa dari 1732 hingga 1739 merupakan sultan pertama dan menandai bahwa kerajaan ini Islam.

Tayang: | Diperbarui:
Diskominfo Kalimantan Timur
Sultan Aji Muhammad Idris, sultan pertama di Kerajaan Kutai yang kini namanya diabadikan menjadi Universitas Islam Negeri terbesar di Kalimantan Timur. (Diskominfo Kalimantan Timur) 

Ada beberapa versi yang berkembang terkait gugurnya Sultan Aji Muhammad Idris.

"Sultan Aji Muhammad Idris ini tidak lama menduduki takhta, selalu di Selat Makassar berperang melawan orang-orang VOC bersama mertuanya, memblokir jalur ke Sungai Mahakam.

"Ia juga bekerja sama dengan La Maddukelleng berperang di tanah Wajo, diangkat sebagai panglima dan meninggal di sana," terang Samsir. 

"Ia merupakan putra asli Kutai, namun menikah dengan orang Wajo (cucu La Maddukelleng) dan mempunyai anak yang dikenal dengan nama Aji Imbut gelar Sultan Aji Muhammad Muslihudin yang menjadi Putra Mahkota," sambungnya.

Baca juga: Jejak Islam di Bumi Etam 5 - Raja Pertama Penerima Islam di Kerajaan Kutai

Atas keberanian dan kisah heroik Sultan Aji Muhammad Idris melawan Belanda, pemerintah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada sultan pertama di Kutai Kartanegara itu.

Sultan Aji Muhammad Idris tercatat juga merupakan pahlawan nasional pertama dan hingga kini masih satu-satunya yang berasal dari Kalimantan Timur.

Baca juga: Jejak Islam di Bumi Etam 6 - Raja Aji Dilanggar, Ulama Sekaligus Umara di Kutai Kartanegara

(TribunKaltim.co/Mohammad Fairoussaniy)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved