Berita Bontang Terkini
7 Kepala Dinas di Pemkot Bontang Dirombak, Basri Rase Sampaikan Ini Bukan Kiamat
Walikota Bontang, Basri Rase kembali melakukan reshuffle atau perombakan jabatan jilid 7 di lingkungan pemerintahannya pada Kamis (21/3/2024) pagi
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Walikota Bontang, Basri Rase kembali melakukan reshuffle atau perombakan jabatan jilid 7 di lingkungan pemerintahannya pada Kamis (21/3/2024) pagi.
Ada 7 kepala dinas dan satu kepala badan di Pemkot Bontang telah dirotasi.
Berdasarkan pengamatan TribunKaltim.co di Pendopo Wali Kota, posisi kepala dinas yang dirombak dimaksud adalah:
- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda);
- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR);
Baca juga: Basri Rase Pilih Aspianur jadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Bontang
- Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar);
- Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan);
- Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM);
- Dinas Kesehatan (Dinkes);
- Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB).
- Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3).
Baca juga: Walikota Basri Rase Bakal Jadikan RT sebagai Kontraktor Swakelola di Bontang
Rafidah yang sebelumnya menjabat Kepala Bapenda digeser ke Dispopar mengantikan Ahmad Aznem, yang kini ditempatkan sebagai penganti Edy Foreswanto di DKP3.
Lalu, Edy Foreswanto mendapatkan posisi baru sebagai Kepala PPKB. Sementara posisi Kepala Bapenda kini diisi oleh Syahruddin.
Selanjutnya kepala Dinkes dijabat oleh Bakhtiar Mabe mengantikan drg Toetoek Pribadi Ekowati, yang digeser keposisi yang ditinggalkan Bakhtiar sebagai Kepala Dinsos-PM.
Kemudian, Mucholis Edy Prabowo menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR . Usman menduduki posisi Kepala Dinas Perkimtan.
Baca juga: Walikota Bontang Basri Rase Berencana Jadikan Ketua RT Kontraktor Swakelola
| Informasi Tsunami Beredar di Medsos, BPBD Bontang Minta Warga Tak Panik |
|
|---|
| Bukan Cuma Pedagang Pasar, Pebisnis Kedai Kopi di Bontang Juga Menjerit Akibat Sepi Pelanggan |
|
|---|
| Jeritan IRT di Pasar Telihan Bontang, Harga Beras dan Bawang Mahal: Uang Rp100 Ribu Cepat Habis |
|
|---|
| Dugaan Investasi Bodong Terjadi di Bontang, Korban Mengaku Rugi Rp1 Miliar |
|
|---|
| Operasi Patuh Mahakam 2026 Mulai 8 Juni di Bontang, Ini Daftar Pelanggaran yang Diincar Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240321_Kadis-Bontang-Dirombak.jpg)