Sejarah
Sejarah 24 Maret: Hari Tuberkulosis Sedunia
Inilah informasi terkait sejarah 24 Maret yaitu Hari Tuberkulosis Sedunia.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Dzakkyah Putri
TRIBUNKALTIM.CO - Inilah informasi sejarah 24 Maret yaitu Hari Tuberkulosis Sedunia.
Hari Tuberkulosis Sedunia (World Tuberculosis Day) diperingati setiap tanggal 24 Maret.
Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyakit Tuberkulosis (TBC) dan mendorong upaya penanggulangannya.
Hari Tuberkulosis Sedunia pertama kali dicetuskan pada Konferensi PBB tentang Lingkungan dan Pembangunan (UNCED) di Rio de Janeiro, Brasil, pada tanggal 22 Desember 1992.
Tanggal 24 Maret dipilih karena bertepatan dengan tanggal bersejarah penemuan bakteri penyebab TBC oleh Dr. Robert Koch pada tahun 1882.
Tema Hari Tuberkulosis Sedunia
Setiap tahun, Hari Tuberkulosis Sedunia memiliki tema khusus untuk kampanye global.
Tema tahun 2024 belum diumumkan, namun tema tahun 2023 adalah "Air Bawah Tanah: Membuat yang Tak Terlihat Terlihat".
Tema ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang dampak TBC yang "tak terlihat" pada jutaan orang di seluruh dunia.
Baca juga: Sejarah 14 Maret: Lahirnya Albert Einstein Ilmuan Terkenal Dunia, Biografi dan Prestasinya
Baca juga: Sejarah 12 Maret: Coca-Cola dengan Kemasan Botol Kaca Pertama Kali Dijual di Dunia
Baca juga: Sejarah 19 Maret: Pertama Kali Pluto Diidentifikasi dan Terlihat di Tata Surya
Dampak dan Peran Hari Tuberkulosis Sedunia
1. TBC merupakan penyakit menular yang menyerang paru-paru.
2. TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat.
Hari Tuberkulosis Sedunia berperan dalam
1. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang TBC.
2. Mendorong negara-negara untuk mengambil langkah-langkah untuk mengatasi TBC.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240323_TBCC.jpg)