Selasa, 12 Mei 2026

Pilkada Mahulu 2024

PDIP Mahulu Buka Pendaftaran Calon Kepala Daerah Mahakam Ulu untuk Pilkada 2024

Ia menyebut di tahap ini nantinya akan dilakukan penjaringan calon-calon potensial untuk menjadi kepala daerah yang diusung oleh PDI Perjuangan Mahulu

Tayang:
Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Budi Susilo
HO/PDIP Mahulu
PILKADA MAHULU 2024 - Ketua DPC PDI Perjuangan Mahulu, Yohanes Juan Jenau mengatakan saat ini telah membuka pendaftaran calon kepala daerah. Ia menyebut di tahap ini nantinya akan dilakukan penjaringan calon-calon potensial untuk menjadi kepala daerah yang diusung oleh PDI Perjuangan Mahulu. 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan kabupaten Mahakam Ulu atau PDIP Mahulu membuka pendaftaran calon kepala daerah mulai 1 April hingga 15 Mei 2024.

Kepala Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Mahulu, Yohanes Juan Jenau mengatakan pendaftaran ini dibuka atas instruksi partai.

Ia menyebut di tahap ini nantinya akan dilakukan penjaringan calon-calon potensial untuk menjadi kepala daerah yang diusung oleh PDI Perjuangan Mahulu.

"Tadi malam kami rapat dan saya tugaskan kepada Agustinus Tului sebagai ketua panitia penjaringan dan Rislen Muhari sebagai sekretaris tim penjaringan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah kabupaten Mahulu," katanya saat ditemui TribunKaltim.co, Selasa (2/4/2024).

Baca juga: Juan Jenau Digadang-gadang jadi Calon Bupati Mahulu di Pilkada 2024

Meski pada kali ini, PDI Perjuangan Mahulu menyebut tidak bisa mengusung calon pemimpin daerahnya sendiri.

Hal ini karena pada Pemilihan Legislatif (Pileg) lalu, PDI Perjuangan Mahulu hanya mendapat kursi 10 persen.

PILKADA MAHULU 2024 - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Yohanes Juan Jenau belum mau berbicara banyak terkait kontestasi Pilkada Bupati dan Wakil Bupati 2024.
PILKADA MAHULU 2024 - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Yohanes Juan Jenau belum mau berbicara banyak terkait kontestasi Pilkada Bupati dan Wakil Bupati 2024. (HO/PDIP Mahulu)

Sementara untuk dapat mengusung calon kepala daerah, setiap parpol wajib memiliki perolehan suara minimal 20 persen.

"Untuk menjalankan ini kami harus mendapatkan suara 20 persen dari pemilihan anggota dewan, sementara kan yang kami dapat hanya 10 persen saja," sebutnya.

Maka dari itu untuk dapat mengusung calon potensialnya sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah, PDI Perjuangan Mahulu harus berkoalisi dengan partai lain.

Baca juga: Golkar Bisa Koalisi dan Menang Pilgub Kaltim 2024, Budiman: Jika Bersama PDIP Kuasai 2 Daerah

Jika nantinya ada parpol yang ingin bergabung dengan PDI Perjuangan Mahulu, Ia menyebut cukup terbuka dengan partai apapun.

"Kalau bisa kita menjadi calon kepala daerahnya atau wakil kepala daerahnya, tapi prinsip PDI Perjuangan Mahulu membuka diri untuk berkoalisi dengan partai lain," ujarnya.

Ketua DPC Mahulu menyebut PDI Perjuangan cukup terbuka untuk berkoalisi dengan parpol lainnya untuk menjadi calon bupati dan Wakil Bupati kabupaten Mahulu dalam pilkada serentak tanggal 27 November 2024 mendatang.

Saat ini, Parpol khususnya PDI Perjuangan telah mulai dengan tahapan penjaringan Pilkada di internal PDI Perjuangan, berdasarkan aturan dari pengurus pusat.

Baca juga: Sudah 100 Ribu Dukungan untuk Isran Noor-Hadi Mulyadi Maju Pilgub Kaltim 2024

"Jadi silakan nanti di cek proses penjaringannya seperti apa kalau ngak salah Agustus nanti itu pendaftaran calon, bahkan untuk independen mulai 5 Mei ini sudah bisa mencalonkan diri sebagai calon independen," ucapnya.

Untuk pendaftaran calon peserta, dapat dilakukan di sekretariat partai PDI Perjuangan Mahulu.

Ilustrasi Pilkada 2024
Ilustrasi Pilkada 2024 (TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO)
Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved