Berita Samarinda Terkini
Kondisi Mal Segiri Grosir Samarinda, Atap Bocor, Parkir yang Amburadul hingga AC Berjadwal
Mal Segiri Grosir Samarinda (SGS) yang terletak di Jalan Pahlawan kini menjadi semakin ramai setelah sebagian dari ribuan pedagang Pasar Pagi
Penulis: Mir | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Mal Segiri Grosir Samarinda (SGS) yang terletak di Jalan Pahlawan kini menjadi semakin ramai setelah sebagian dari ribuan pedagang Pasar Pagi direlokasi di tempat ini.
Ditambah lagi, momentum hari raya yang semakin dekat menjadi salah satu destinasi berbelanja yang diburu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan Idul Fitri 2024.
Menurut pantauan TribunKaltim di lapangan, Mal SGS di lantai dasar dipenuhi oleh sebagian pedagang emas dan konveksi. Sementara di lantai 1 hingga lantai 2 dipenuhi oleh diantaranya pedagang konveksi, tas, dan sandal.
Salah satu pedagang konveksi, Safardi, mengaku bahwa menjelang lebaran lapaknya ramai pengunjung. Meskipun dirinya mengaku bahwa lapak yang kini ia tempati lebih kecil dibandingkan lapak di bangunan Pasar Pagi lama.
"Habis pindah ke sini penjualan lebih meningkat sekarang, langganan juga nggak keberatan karena lebih dekat kalau dibandingkan di Pasar Pagi," ungkapnya pada TribunKaltim, (3/4/2024).
Namun, ia menyayangkan lahan parkir yang tak memadai. Berdasarkan pantauan TribunKaltim, terlihat parkir kendaraan roda dua yang tak beraturan.
"Tapi di sini minusnya parkirannya, bahkan kami ngalah saja sama pengunjung, parkiran susah di sini," ujar Safriadi.
Selain itu, ia mengaku bahwa Mal SGS lebih dingin dan tak pengap sebab tersedia fasilitas AC. Sayangnya, fasilitas tersebut diberi secara bergiliran.
"Memang dapat, tapi bergantian dapatnya, kayak berjadwal. Saya juga belum tau kenapa begitu," ungkapnya.
Baca juga: Pengunjung Pasar Ramadhan GOR Segiri Membludak, Warga Keluhkan Lahan Parkir tak Memadai
Hal serupa juga diakui oleh Raisa, pedagang konveksi lainnya.
"Kadang AC nya deras di lantai dasar, kadang di lantai 1, kadang di lantai 2. Terus juga atapnya ada yang bocor memang," timpalnya.
Tak sampai di situ saja, keluhan lainnya juga disampaikan oleh Windy yang mengatakan bahwa eskalator yang tersedia tak sepenuhnya berfungsi.
"Ada yang belum selesai diperbaiki. Kemarin sudah diperbaiki tapi belum bisa jalan juga," timpalnya.
Termasuk juga fasilitas listrik di setiap kios. Sebelumnya Dinas Perdagangan Samarinda juga memastikan bahwa biaya listrik akan ditanggung sepenuhnya hingga para pedagang kembali ke bangunan Pasar Pagi yang baru. Namun hal ini hanya berlaku dengan ketentuan tertent.
"Kalau fasilitas listrik kami memang ditanggung. Tapi kalau misal kami punya lebih dari satu kios, jadi satu kios saja yang dikasih gratis. Kayak saya punya dua kios, punya ibu saya saja yang di lantai satu yang listriknya di tanggung," paparnya.
Penumpang dan Pengelola Bus Anggap Terminal Bayangan Samarinda Mudahkan Akses, Harga Tiket Sama |
![]() |
---|
Sistem Tilang ETLE di Samarinda Belum Berfungsi, Ribuan Pengendara Masih Melanggar Lalulintas |
![]() |
---|
Alasan Penumpang Pilih Terminal Bayangan Samarinda: Langsung Berangkat, Lebih Cepat |
![]() |
---|
PUPR Samarinda Hanya Fokus Bangun Insinerator dan Pengelolaan Diserahkan ke DLH |
![]() |
---|
Terminal Bayangan Samarinda tak Langgar Lalulintas Malah Mudahkan Akses Penumpang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.