Kamis, 30 April 2026

Pilkada Kaltim 2024

Maskot Pilgub Kaltim Bernama 'Anggi' Terinspirasi Dari Keindahan Anggrek Hitam

Anggrek Integrasi atau Anggi ditetapkan pada 30 April 2024 menjadi maskot resmi untuk Pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
MASKOT - Anggrek Integrasi atau Anggi ditetapkan pada 30 April 2024 menjadi maskot resmi untuk Pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim tahun ini, Anggi terinspirasi dari Anggrek Hitam atau Coelogyne Pandurata yang merupakan fauna asli Bumi Etam, memiliki keindahan yang terintegrasi mencerminkan semangat persatuan dalam pemilihan kepala daerah.TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Anggrek Integrasi atau Anggi ditetapkan pada 30 April 2024 menjadi maskot resmi untuk Pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim tahun ini.

Kala itu pada akhir April 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim meluncurkan maskot resmi dihadiri Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik dan Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari disaksikan ribuan masyarakat yang bertempat di halaman parkir GOR Kadrie Oening, Kota Samarinda.

Pemilihan maskot memiliki filosofi yang terinspirasi dari keindahan yang terintegrasi.

Anggrek Integrasi (Anggi), hasil karya Topo Broto ditetapkan pemenang lomba maskot.

"Maskot yang terpilih untuk digunakan sebagai untuk sosialisasi Pilkada Kaltim 2024 yakni Maskot Anggi (Anggrek Integrasi)," ungkap Ketua KPU Kaltim, Fahmi Idris.

Baca juga: Cila dan Cilo Jadi Maskot Pilkada PPU 2024, Satu-satunya Maskot yang Berpasangan di Kaltim

Baca juga: Sijur dan Simur, Sepasang Singa Sebagai Maskot Pilkada Kutim 2024

Maskot ini menggambarkan keindahan Anggrek Hitam yang merupakan spesies anggrek yang tumbuh di Kalimantan.

"Kita sempat melakukan lomba untuk maskot pilkada tahun 2024, dan yang keluar menjadi juara satu adalah anggrek integrasi (anggi) yang terinspirasi oleh bunga unik atau yang kita kenal dengan nama anggrek hitam,” jelas Fahmi.

Anggrek Hitam atau Coelogyne Pandurata, terpilih karena memiliki keindahan yang terintegrasi, mencerminkan semangat persatuan dalam pemilihan kepala daerah.

Sedikit menceritakan, kata Fahmi, keindahan anggrek hitam ini terancam oleh penurunan jumlah habitatnya akibat menyusutnya luas hutan di Kalimantan.

Meski demikian, masih dapat ditemukan di Cagar Alam Kersik Luway dalam jumlah yang terbatas.

Dinamakan Anggrek Hitam karena lidahnya berwarna hitam dengan garis-garis hijau dan berbulu.

Bunganya yang harum biasanya mekar mulai bulan Maret hingga Juni, menambah pesona alam Kalimantan.

"Melalui maskot Anggrek Integrasi, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap pelestarian alam dan semangat persatuan dalam proses pemilihan kepala daerah," tandasnya.

Turut menambahkan Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, dengan adanya maskot Pilkada Kaltim 2024 juga sebagai daya tarik untuk masyarakat berpartisipasi dalam pesta demokrasi 5 tahunan ini.

Baca juga: Kenalan dengan Si Teda, Maskot Pilkada Kukar Pertama Berjenis Kelamin Perempuan

Ia juga mengingatkan pada 27 November nanti akan ada pemilihan gubernur dan wakil gubernur, serta meminta masyarakat hadir untuk menyalurkan hak pilihnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved