Senin, 1 Juni 2026

Tribun Kaltim Hari Ini

Bupati Malinau Kalimantan Utara Wempi W Mawa Minta Pekerja Mampu Berbahasa Mandarin

Ketenagakerjaan menjadi isu nasional karena bonus demografi. Isu tersebut hingga ke level daerah termasuk di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara

Tayang:
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
ANGKATAN KERJA - Sejumlah angkatan kerja Malinau pada tahun 2023 bersaing memperoleh pekerjaan di sektor formal di Malinau, Kalimantan Utara beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Ketenagakerjaan menjadi isu nasional karena bonus demografi. Isu tersebut hingga ke level daerah termasuk di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

Berdasarkan Data BPS tenaga kerja Malinau setahun terakhir berjumlah 47.796 jiwa.

Sebanyak 46.270 jiwa bekerja dan 1.526 yang menganggur. Penduduk bekerja didominasi sektor pertanian (53,27 persen), manufaktur (11,19 persen) dan Jasa-jasa 16.467 Jiwa (35,59 persen).

Baca juga: Kawasan Hutan Kabupaten Malinau Kalimantan Utara Menyusut, Luas APL Bertambah 2190 Hektare

Bupati Malinau, Wempi W Mawa menyampaikan saat ini Pemerintah Kabupaten Malinau berupaya mencetak tenaga terampil menghadapi pasar kerja.

Selain keahlian teknis, kemampuan multibahasa juga dinilai sebagai nilai plus untuk memperluas kesempatan terserap di dunia kerja.

"Di antaranya tenaga terampil, termasuk juga kemampuan berbahasa ini penting. Seperti bahasa Inggris dan bahasa Mandarin. Mengingat beberapa perusahaan yang berinvestasi berasal dari luar negeri," ungkapnya, Senin (27/5/2024).

Wempi W Mawa menyampaikan pentingnya keahlian multilingual atau berbahasa ganda dibutuhkan menghadapi bursa kerja mancanegara.

Saat ini, sejumlah kegiatan pelatihan diinisasi melalui Dinas Ketenagakerjaan, termasuk kerja sama dengan perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

Baca juga: Siswa SMP di Malinau Kalimantan Utara Hilang di Sungai Tajan, Diduga Kelelahan Saat Berenang

Pelatihan kerja berbasis Klaster Kompetensi juga dilaksanakan melalui Sekretariat Daerah Kabupaten Malinau untuk angkatan kerja di Malinau.

"Beberapa yang telah kira lakukan dengan bekerja sama dengan Perguruan Tinggi, termasuk keahlian seperti pelatihan las bawah air dan hari ini, pelatihan pencari kerja berdasarkan klaster kompetensi," katanya. (mohammad supri)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

Sumber: Tribun kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved