Media Sosial
Alasan Kominfo Ancam Blokir X dan Telegram, Konten Dewasa hingga Judi Online, Beri Waktu 1 Minggu
Alasan Kominfo ancam blokir Telegram dan X dari konten judi online hingga asusila. Kominfo beri waktu satu minggu untuk Telegram
- Menggambarkan ketelanjangan orang dewasa
- Berisi perilaku seksual yang bersifat pornografi atau dibuat untuk menimbulkan gairah seksual
- Foto atau animasi bergambar dewasa yang dihasilkan AI, kartun, hentai, atau anime
- Berisi ketelanjangan penuh atau sebagian, termasuk foto anggota tubuh
- Ada perilaku seksual eksplisit, tersirat, atau tindakan simulasi bersifat seksual,
Pengguna yang akan mengunggah konten dewasa di X harus mengubah pengaturan media pada aplikasi tersebut, sehingga ada peringatan dari konten yang akan diunggah.
Peringatan konten sensitif juga dapat ditambahkan pada setiap unggahan.
Pemblokiran konten dewasa dari akun X yang tidak ingin melihatnya juga dapat diatur melalui pengaturan media sosial itu.
Tak hanya konten dewasa, X juga membolehkan pengguna membagikan konten kekerasan berisi ucapan atau tindakan kekerasan.
Namun dengan catatan, konten itu tidak mencolok, tidak menunjukkan banyak darah, bukan kekerasan seksual.
Pengguna juga dilarang membagikan konten berisi tindakan ancaman, hasutan, mengagungkan sesuatu, atau menunjukkan keinginan berbuat kekerasan.
Baca juga: Terjawab Kenapa Anonymous Chat Tidak Bisa Digunakan, Cara Mengatasi Bila Chat Telegram Tak Merespon
(*)
Ikuti berita populer lainnya di Google News Tribun Kaltim
Ikuti berita populer lainnya di saluran WhatsApp Tribun Kaltim
Artikel ini telah tayang di kompas.com dan Tribunnews.com dengan judul Ancam Blokir Platform X karena Konten Pornografi, Berikut Penjelasan Kominfo.
Langsung Bisa, Inilah Cara Transfer Chat WhatsApp dari Android ke iPhone atau Sebaliknya |
![]() |
---|
Muncul 'Akun ini tidak diizinkan menggunakan WhatsApp' di HP, Cek Cara Atasi Nomor WA Terblokir |
![]() |
---|
Simak Cara Terjemahkan Pesan Masuk yang Menggunakan Bahasa Asing di Telegram |
![]() |
---|
Mudah! Ini Cara Mengosongkan Penyimpanan Telegram yang Penuh Cache dan File Unduhan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.