Senin, 20 April 2026

35 Peserta Ikuti Assesment Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Pemkab Kukar

Assesment Center dalam rangka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Budi Susilo
HO PROKOM
Sebanyak 35 peserta Aparatur Sipil Negara (ASN) Ikuti Assesment Center dalam rangka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yang dibuka oleh Sekda Kukar H Sunggono, di UPTD Penilaian Kompetensi Pegawai BKD Provinsi Kaltim Samarinda, Senin (10/6/20224). 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Sebanyak 35 peserta Aparatur Sipil Negara (ASN) Ikuti Assesment Center dalam rangka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yang dibuka oleh Sekda Kukar H Sunggono, di UPTD Penilaian Kompetensi Pegawai BKD Provinsi Kaltim Samarinda, Senin (10/6/20224).

Menyampaikan sambutan Bupati Edi Damansyah, Sunggono mengatakan bahwa dari 12 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang dilaksanakan pengisian melalui seleksi terbuka, telah diikuti sebanyak 46 pendaftar.

Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi sebanyak 37 orang serta yang dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi sebanyak 9 orang.

Pada tanggal 6 Juni 2024 bertempat di ruang CAT BKPSDM Kukar telah dilaksanakan seleksi penulisan makalah yang diikuti sebanyak 36 peserta seleksi namun 1 orang peserta tidak dapat mengikuti seleksi penulisan makalah dikarenakan alasan kesehatan.

Baca juga: Bahas Rancangan APBD 2025, Pemkab Kukar Fokus Atasi Ketahanan Pangan Tahun Depan

Pada kesempatan tersebut Ia mengucapkan terima kasih kepada BKD Provinsi Kalimantan Timur khususnya UPTD Penilaian Kompetensi ASN yang telah bersedia menjadi mitra dalam melaksanakan Assesment center.

Dimana asesmen center adalah metode evaluasi yang digunakan untuk menilai kompetensi, potensi, dan kinerja individu melalui berbagai teknik dan situasi simulasi yang menyerupai tugas pekerjaan yang sebenarnya.

Tujuan assesment center adalah penilaian kompetensi kepemimpinan, mengidentifikasi calon yang memiliki kompetensi kepemimpinan yang sesuai dengan tuntutan jabatan.

“Ini mencakup kemampuan untuk mengelola orang, memimpin tim, mengambil keputusan strategis, dan berkomunikasi secara efektif," katanya.

Sedangkan evaluasi potensi, menganalisis potensi pengembangan calon untuk jabatan yang akan diduduki.

Baca juga: Shalat Ied di Masjid Agung, Bupati Kukar Edi Damansyah: Prinsip Ukhuwah jadi Kunci Pemersatu

Assesment dapat membantu dalam mengidentifikasi calon yang memiliki kapasitas untuk berkembang dan menyesuaikan diri dengan tuntutan perubahan lingkungan organisasi.

Penilaian kemampuan manajerial dan strategis, seperti mengukur kemampuan calon dalam merencanakan, mengatur, dan melaksanakan strategi yang efektif untuk mencapai tujuan organisasi dalam konteks jabatan pimpinan tinggi.

Melalui Assesment center, proses seleksi dapat menjadi lebih objektif, komprehensif, dan membantu memastikan bahwa calon yang terpilih memiliki kemampuan, kompetensi, dan kepribadian yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan tuntutan jabatan pimpinan tinggi pratama.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam seleksi terbuka ini. Keberanian dan komitmen yang ditunjukkan dalam menghadapi berbagai tantangan di Assesment Center ini sangat saya hargai.

Assesment Center menjadi momen penting bagi para peserta untuk menunjukkan potensi, kemampuan, dan kompetensi yang dimiliki.

Melalui berbagai tes dan simulasi situasi, diharapkan setiap peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik peserta dalam berbagai aspek yang relevan dengan jabatan yang ditawarkan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved