Berita Nasional Terkini
Luhut Pastikan Pemerintah Mampu Biayai Program Makan Bergizi Gratis, Minta Semua Pihak Tenang
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, memastikan negara mampu membiayai program makan bergizi gratis.
"Hal ini bisa diperoleh melalui investasi sumber daya manusia dan transformasi ekonomi agar menciptakan nilai tambah yang semakin tinggi di dalam perekonomian nasional," ujar Sri Mulyani.
Perbaikan kualitas SDM untuk mendongkrak produktivitas telah dilakukan negara maju yang berhasil keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah atau middle income trap seperti Korea Selatan.
"Maka, diperlukan produktivitas tinggi yang konsisten," ucap Sri Mulyani.
Melalui perbaikan kualitas SDM yang konsisten, Sri Mulyani meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat terdongkrak dari kisaran 5 persen sehingga visi Indonesia Maju 2045 dapat terealisasi.
Baca juga: Prabowo Pertimbangkan Bentuk Kementerian Khusus Tangani Makan Bergizi Gratis, Perlukah?
Sebagai informasi, Presiden terpilih Prabowo Subianto mengubah nama program andalannya, dari makan siang gratis menjadi Makan Bergizi Gratis untuk anak-anak.
Prabowo menjelaskan, nama program makan siang gratis diganti menjadi Makan Bergizi Gratis untuk anak-anak karena ia menyadari banyak anak sekolah masuk sejak pagi dan pulang ketika siang hari.
Jika program makan gratis baru dilakukan pada siang, menurutnya, kebijakan ini dinilai sia-sia karena anak sekolah sudah pulang.
“Karena kalau anak sekolah dasar umpamanya masuk pagi, dia kalau nunggu makan siang kan terlalu lama. Jadi harus makan pagi. Ya kan?” ujar Prabowo, dilansir dari pemberitaan sebelumnya di Kompas.com, Kamis (23/5/2024).
Adapun dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025 disebutkan, peningkatan gizi anak sekolah masuk anggaran pendidikan pemerintah tahun depan.
Untuk memfasilitasi program tersebut, pemerintah menyiapkan anggaran pendidikan di kisaran Rp 708,2 triliun-Rp 741,7 triliun, lebih tinggi dari alokasi anggaran pendidikan tahun ini sebesar Rp 665 triliun. (*)
Ikuti berita populer lainnya di Google News Tribun Kaltim
Ikuti berita populer lainnya di saluran WhatsApp Tribun Kaltim
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Luhut Bantah Negara Tak Mampu Biayai Program Makan Siang Gratis"
| Komnas HAM Sebut 14 Orang Terlibat Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Berbeda dari Versi TNI |
|
|---|
| Rupiah Melemah ke Rp17.223 per Dollar AS, Ekonom Ungkap Risiko Besar Jika Tembus Rp20.000 |
|
|---|
| TPG April 2026 Kapan Cair? Informasi Terbaru Tunjangan Profesi Guru ASN dan non-ASN, Jadwal Resmi |
|
|---|
| Arti Tertemper dan Update Kecelakaan Kereta di Bekasi Terbaru 28 April 2026, Green SM Buka Suara |
|
|---|
| Kisah Penumpang Selamat dari Tabrakan Kereta di Bekasi karena Sempat Turun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231017_Luhut-Binsar-Pandjaitan.jpg)