Ibu Kota Negara

Camat sebut 1.000 Undangan Upacara HUT RI untuk Warga Sepaku Berkode D, Tidak Tahu Penempatannya

Khusus warga masyarakat di Sepaku, tersedia 1.000 undangan untuk Upacara HUT RI di IKN Kaltim. Namun Camat Sepaku tidak mengetahui lokasi penempatann

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Amalia Husnul A
TribunKaltim.co/Zainul Marsyafi
UPACARA HUT RI DI IKN - Persiapan Upacara HUT RI di IKN Kaltim, Kamis (15/8/2024). Khusus warga masyarakat di Sepaku, tersedia 1.000 undangan untuk Upacara HUT RI di IKN Kaltim. Namun Camat Sepaku tidak mengetahui penempatan undangan untuk warga Sepaku. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Warga masyarakat di Kecamatan Sepaku yang berbatasan langsung dengan kawasan Ibu Kota Nusantara mendapatkan undangan Upacara HUT RI di IKN Kaltim

Ada 1.000 undangan khusus untuk Ketua RT, tokoh masyarakat hingga warga biasa di Sepaku untuk bisa mengikuti upacara HUT RI di IKN Kaltim besok, Sabtu (17/8/2024).

Sebanyak 1.000 undangan upacara HUT RI di IKN Kaltim untuk warga Sepaku ini terbagi menjadi dua yakni 500 untuk upacara penaikan bendera dan 500 untuk upacara penurunan bendera. 

Namun, tidak diketahui di mana lokasi penempatan atau venue untuk 1.000 undangan khusus warga Sepaku ini.

Baca juga: Pelaku UMKM Batal Jajakan Produknya saat Upacara HUT RI di IKN, Inilah Opsi yang Ditawarkan OIKN

Baca juga: Upacara HUT RI di IKN, Daftar 4 Maskapai Tambah Penerbangan ke Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan

Baca juga: H-2 Upacara HUT RI di IKN, Jatam Kaltim Desak Proyek Ibu Kota Nusantara Dihentikan, Banyak Masalah

Camat Sepaku Gamaliel Abimanyu Arliandito mengatakan bahwa ada sebanyak 1.000 masyarakat Sepaku yang diundang oleh panitia HUT RI di IKN.

Mereka berasal dari perwakilan masing-masing desa dan seluruh kelurahan yang ada Kecamatan Sepaku.

"Benar ada 1.000 masyarakat Sepaku yang mendapatkan undangan untuk menghadiri upacara," ungkapnya Jumat (16/8/2024).

Abimanyu mengatakan 1.000 orang yang terpilih itu, merupakan Ketua RT, tokoh masyarakat, dan adapula masyarakat biasa.

Mereka mendapatkan undangan, setelah diusulkan oleh masing-masing pemerintah desa dan kelurahan.

"Itu didata oleh masing-masing desa dan lurah, kemudian diusulkan ke panitia," sambungnya.

Ia juga memperjelas bahwa tidak ada syarat khusus yang harus dipenuhi masyarakat untuk mendapatkan undangan.

Mereka hanya diminta untuk menggunakan baju batik, saat menghadiri upacara baik penaikan bendera maupun penurunannya.

Baca juga: Lokasi Nobar Upacara HUT RI di IKN, Big Mall Samarinda dan Pentacity Balikpapan, Ada Kuis Berhadiah

Disinggung mengenai penempatan masyarakat Sepaku dalam upacara besok, kata Abimanyu ia juga tidak mengetahui pasti.

Sebab yang mengatur seluruhnya adalah panitia HUT RI dari Istana.

Hanya saja, dalam undangan yang didapatkan oleh masyarakat Sepaku, tertera kode "D".

"Untuk pastinya saya juga kurang tahu penempatannya," katanya.

Dari Pemkab dan Tokoh Masyrakat PPU hanya 40 Orang

Sementara itu, untuk perwakilan dari pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) termasuk juga tokoh masyarakat yang akan mengikuti Upacara HUT RI di IKN hanya 40 orang.

Baca juga: Pemeriksaan Sopir Bus VVIP yang akan Bawa Tamu Upacara HUT RI di IKN, Riwayat Hipertensi Jadi Atensi

Perwakilan 40 pejabat dan tokoh masyarakat dari PPU yang akan ikut upacara HUT RI di IKN Kaltim ini terbagi masing-masing 20 orang untuk Upacara Penaikan Bendera di siang hari dan Upacara Penurunan Bendera di sore hari. 

Pernyataan ini disampaikan Asisten III Pemkab PPU Ainie kepada TribunKaltim.co, Jumat (16/8/2024).

Awalnya, perwakilan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) perusahaan hingga lurah dan kepala desa akan diakomodir untuk upacara perdana di IKN.

Tetapi karena pertimbangan teknis dan hasil koordinasi dengan panitia HUT RI IKN maka yang akan dihadirkan hanya sebanyak 40 orang.

"Besok ada yang berangkat untuk upacara ke IKN," ungkapnya dalam pesan singkat.

Baca juga: Penampakan Hotel di IKN Kaltim, Jadi Tempat Menginap Tamu Upacara HUT RI termasuk Megawati dan SBY

Yang akan berangkat untuk upacara di IKN kata Ainie, yakni berasal dari tokoh masyarakat saja.

Jumlahnya sebanyak 20 orang untuk upacara penaikan bendera, dan 20 orang juga untuk upacara penurunan bendera.

"Pagi berangkat pukul 06.45 Wita, dan penurunan berangkat pada pukul 12.15 Wita," sambungnya.

Pemberangkatan tokoh masyarakat PPU yang diundang dalam upacara HUT RI diakomodir oleh pemerintah daerah dengan menggunakan bus.

Untuk peserta upacara yang sebelumnya batal berangkat ke Istana Negara di IKN tetap melaksanakan upacara di halaman kantor Bupati PPU.

Pembatalan ini berdasarkan Surat dari Sekretariat Daerah nomor 400.10.1.1/1300.TU-PIMP/PROKOPIM

Baca juga: Siap Bertugas di Upacara HUT RI di IKN, Daftar 76 Paskibraka 2024 termasuk 2 Wakil dari Kaltim

(TribunKaltim.co/Nita Rahayu)

Ikuti berita populer lainnya di Google News Tribun Kaltim

Ikuti berita populer lainnya di saluran WhatsApp Tribun Kaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved