Berita Samarinda Terkini
Penilaian Revitalisasi Pecinan Samarinda, Saran Warga Terpampang pada Desain
Pameran yang menampilkan berbagai desain bangunan yang akan menghiasi kawasan Pecinan Samarinda di masa depan.
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Budi Susilo
Hal ini tak hanya berhasil menarik perhatian warga Samarinda saja, tetapi juga wisatawan mancanegara. Salah satunya adalah Lie Ong Chong asal Penang, Malaysia.
Lie Ong Chong mengaku sangat terkesan dengan konsep revitalisasi Pecinan Samarinda yang memadukan budaya Tionghoa dengan kekayaan budaya lokal.
Tak heran saat di lokasi expo, Lie bersama sang istri nampak memperhatikan satu persatu desain yang dipajang.
Baca juga: Andi Harun Dukung Revitalisasi Pecinan Samarinda, Pemkot Butuh Saran dan Kritikan dari Warga
"Saya menemukan hal yang sangat menarik bahwa Samarinda akan membangun Pecinan di sini, dan informasi yang diberikan sangat informatif dan menarik," ungkap Lie pada TribunKaltim menggunakan bahasa Inggris yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.
Lie mengaku tertarik dengan salah satu desain yang mengangkat konsep Temple of Heaven di Beijing. Ia berharap suatu hari nanti konsep serupa dapat terwujud di Samarinda.
Terlebih juga, dirinya meyakini bahwa perpaduan inspirasi tersebut dapat senada dengan keindahan Sungai Mahakam, sekaligus mewakili filosofi dari Temple of Heaven.
"Tempat itu adalah pusat dari seluruh negeri, bahkan mungkin seluruh dunia. Saya berharap suatu hari nanti sesuatu seperti itu bisa dibuat di sini juga. Karena menurut saya konsep ini sangat menarik, apalagi bisa memberikan suasana tenang karena bertemu dengan Sungai Mahakam," ungkapnya antusias.
Expo Pecinan Samarinda ini merupakan puncak dari rangkaian lokakarya desain internasional yang bertujuan untuk menghidupkan kembali budaya Tionghoa di Kota Samarinda.
Nantinya, Kelenteng Thien Ie Kong yang berdiri sejak 1905 akan menjadi pusat dari kawasan Pecinan Samarinda yang membentang di beberapa ruas jalan seperti Jalan Nahkoda, Jalan Yos Sudarso, Jalan Pangeran Suriansyah, dan Jalan Mulawarman.
"Dan saya yakin banyak orang yang ingin berkunjung karena tempat ini kaya akan sejarah dan budaya," tutup Lie dengan ramah. (*)
| Turun di Bawah Target Nasional, Angka Stunting Samarinda 17,13 Persen |
|
|---|
| Soal Rehabilitasi Balaikota Samarinda Rp17,5 Miliar, Andi Harun Sebut Anggaran Tergolong Hemat |
|
|---|
| Pastikan Kios Pasar Pagi Terisi, Disdag Samarinda Alihkan Puluhan Lapak ke Pedagang yang Lebih Layak |
|
|---|
| Warga Samarinda Serbu Pasar Murah Pertamina, Sembako Rp211 Ribu Cuma Rp30 Ribu |
|
|---|
| Cegah Praktik Permainan Kios, DPRD Samarinda Desak Disdag Transparan Data Pedagang Pasar Pagi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240825_pecinan-samarinda-2024.jpg)