Kamis, 30 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Penilaian Revitalisasi Pecinan Samarinda, Saran Warga Terpampang pada Desain

Pameran yang menampilkan berbagai desain bangunan yang akan menghiasi kawasan Pecinan Samarinda di masa depan. 

Tayang:
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA
REVITALISASI PECINAN SAMARINDA - Kertas warna-warni berisi saran dan komentar pengunjung di Expo pameran desain bertajuk “Revitalizing The Chinatown Samarinda” di Atrium Mall Samarinda Central Plaza, Kalimantan Timur pada Minggu (25/8/2024). 

Hal ini tak hanya berhasil menarik perhatian warga Samarinda saja, tetapi juga wisatawan mancanegara. Salah satunya adalah Lie Ong Chong asal Penang, Malaysia. 

Lie Ong Chong mengaku sangat terkesan dengan konsep revitalisasi Pecinan Samarinda yang memadukan budaya Tionghoa dengan kekayaan budaya lokal.

Tak heran saat di lokasi expo, Lie bersama sang istri nampak memperhatikan satu persatu desain yang dipajang.

Baca juga: Andi Harun Dukung Revitalisasi Pecinan Samarinda, Pemkot Butuh Saran dan Kritikan dari Warga

"Saya menemukan hal yang sangat menarik bahwa Samarinda akan membangun Pecinan di sini, dan informasi yang diberikan sangat informatif dan menarik," ungkap Lie pada TribunKaltim menggunakan bahasa Inggris yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.

Lie mengaku tertarik dengan salah satu desain yang mengangkat konsep Temple of Heaven di Beijing. Ia berharap suatu hari nanti konsep serupa dapat terwujud di Samarinda.

Terlebih juga, dirinya meyakini bahwa perpaduan inspirasi tersebut dapat senada dengan keindahan Sungai Mahakam, sekaligus mewakili filosofi dari Temple of Heaven.

"Tempat itu adalah pusat dari seluruh negeri, bahkan mungkin seluruh dunia. Saya berharap suatu hari nanti sesuatu seperti itu bisa dibuat di sini juga. Karena menurut saya konsep ini sangat menarik, apalagi bisa memberikan suasana tenang karena bertemu dengan Sungai Mahakam," ungkapnya antusias.

Expo Pecinan Samarinda ini merupakan puncak dari rangkaian lokakarya desain internasional yang bertujuan untuk menghidupkan kembali budaya Tionghoa di Kota Samarinda

Nantinya, Kelenteng Thien Ie Kong yang berdiri sejak 1905 akan menjadi pusat dari kawasan Pecinan Samarinda yang membentang di beberapa ruas jalan seperti Jalan Nahkoda, Jalan Yos Sudarso, Jalan Pangeran Suriansyah, dan Jalan Mulawarman.

"Dan saya yakin banyak orang yang ingin berkunjung karena tempat ini kaya akan sejarah dan budaya," tutup Lie dengan ramah. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved