Kamis, 7 Mei 2026

Berita Berau Terkini

Rute Penerbangan Berau-Denpasar Ditunda, Begini Penjelasan Bandara Kalimarau

Rute penerbangan Berau-Denpasar yang dijadwalkan pada 29 Agustus ini ditunda, begini penjelasan Bandara Kalimarau.

Tayang:
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Diah Anggraeni
HO/Bandara Kalimarau 
Penundaan penerbangan perdana Batik Air dengan rute Berau-Bali yang diumumkan pihak Bandara Kalimarau Berau. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Penerbangan perdana Batik Air dengan rute penerbangan Berau-Denpasar yang semulanya dijadwalkan pada 29 Agustus ini harus ditunda.

Penundaan itu bahkan dilakukan sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Demikian yang disampaikan Kepala Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin. 

Sementara rute Berau menuju Yogyakarta akan tetap beroperasi sesuai jadwal, yakni 29 Agustus 2024.

Baca juga: Permudah Pejuang CPNS, Putri Asal Berau Terlibat dalam Pembuatan Aplikasi LolosASN

Penundaan ini dilakukan dengan mempertimbangkan dua faktor utama, yaitu tingkat keterisian (okupansi) yang belum mencapai target yang ditetapkan dan strategi untuk fokus pada pengoperasian rute-rute yang telah terbukti efektif.

"Berdasarkan okupansi, perlu dipertimbangkan kembali, sehingga ditunda,” jelasnya kepada TribunKaltim.co, Senin (26/8/2024).

Penerbangan Denpasar-Berau pada 29 Agustus sudah terjual sebanyak 11 kursi ekonomi, sedangkan penerbangan balik dari Berau-Denpasar baru terisi 33 kursi ekonomi. 

Menanggapi hal itu, penumpang yang sudah membeli tiket penerbangan akan diberikan dua opsi penyelesaian, yaitu pengalihan rute penerbangan melalui Surabaya.

“Yang kedua, opsi pengembalian dana penuh (refund) yang dapat diproses melalui pihak maskapai,” paparnya.

Baca juga: 27-29 Agustus Pendaftaran Bacalon Kepala Daerah, KPU Berau Ingatkan Teliti Kelengkapan Berkas 

Pihaknya juga menegaskan bahwa keberhasilan pengoperasian rute ini memerlukan dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat.

Sinergi antara pemerintah, maskapai, dan masyarakat sangat penting agar rute ini dapat beroperasi dengan optimal.

Tanpa dukungan yang memadai, sulit untuk mencapai tujuan dalam memperluas konektivitas antarwilayah.

“Memang untuk mewujudkannya perlu kolaborasi kita semua,” jelasnya.

 

Pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya strategis, termasuk rapat pembahasan pada 20 Agustus 2024 bersama Bandara Kalimarau dan pelaku usaha, guna mengatasi tantangan yang ada. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved