Berita Nasional Terkini
Nasdem Tak Ngotot Dapat Jatah Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran, Surya Paloh: Tahu Etika Politik
Nasdem tak ngotot dapat jatah menteri di kabinet Prabowo-Gibran, Surya Paloh: Tahu etika politik.
Ia memastikan bahwa partainya akan semaksimal mungkin membantu pemerintahan.
“Sampai hari ini tidak ada pembahasan terkait dengan slot ataupun pos-pos tertentu untuk PPP."
"Dan kalau PPP ikut dalam pemerintahan ini, maka PPP akan maksimal dalam menerapkan politik amar ma'ruf nahi munkar,” ungkapnya.
Kader Muhammadiyah Disebut Isi Kursi Menteri Pendidikan
Update bocoran susunan kabinet Prabowo-Gibran, kader Muhammadiyah disebut akan isi kursi Menteri Pendidikan.
Selain kursi menteri, dua kader lain dari organisasi keagamaan tersebut juga mendapat jatah posisi wakil menteri.
Hal ini dibocorkan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti seusai pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng), Senin (16/9/2024).
Mu'ti mengatakan, informasi itu 95 persen benar.
Baca juga: Nama Mulai Mengerucut, Ketua Umum Partai Parlemen Otomatis Jadi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran?
"Saya dapat kabar A1, 95 persen kemungkinan menteri pendidikan dasar dan menengah dipimpin oleh kader persyarikatan Muhammadiyah," kata Mu'ti.
Namun demikian, Mu'ti tak mengetahui sosok kader Muhammadiyah yang sudah disiapkan dan detail terkait pengisian posisi itu.
"Yang tahu Allah dan malaikatnya, Pak Prabowo dan Pak Haedar Nashir," jelasnya.
Isu kader Muhammadiyah bakal mendapat jatah menteri menguat setelah Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir bertemu Menteri Pertahanan sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto di Kementerian Pertahanan, Rabu (4/9/2024).
Mu'ti menyatakan, dalam pertemuan itu, Haedar memberi saran kepada Prabowo perihal kondisi Indonesia sekarang dan di masa depan.
Perihal jatah kursi kementerian, dia bilang, Haedar tidak bercerita.
Janji Prabowo Saat Kampanye
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.