Berita Pemkab Kukar
Masjid KH Muhammad Sadjid Kukar Dinobatkan sebagai Masjid Ramah Duafa dan Musafir Terbaik Nasional
Masjid KH Muhammad Sadjid Tenggarong Dinobatkan Sebagai Masjid Ramah Duafa dan Musafir Terbaik Nasional
Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Masjid Jami KH Muhammad Sadjid Kelurahan Baru Kecamatan Tenggarong Kutai Kartanegara (Kukar) dinobatkan sebagai Masjid Ramah Duafa dan Musafir terbaik nasional dalam ajang Anugerah Masjid Percontohan dan Ramah (AMPeRa) 2024 dan International Symposium on innovative Masjid (ISIM) 2024 yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) RI di Swiss-Belhotel Solo, Jawa Tengah, Selasa (1/10/2024).
Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat, Lurah Baru Bayu Ramanda dan Ketua Yayasan sekaligus Ketua Takmir Masjid KH Muhammad Sadjid, Syamsul Maarif menerima langsung penghargaan yang diserahkan oleh Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin pada acara tersebut.
Akhmad Taufik Hidayat menyebutkan Kukar patut berbangga karena Masjid Jami KH Muhammad Sadjid bisa meraih juara pertama mengalahkan Masjid Al Hidayah Yogyakarta di posisi kedua dan Masjid Oman Al-Makmur Aceh di posisi ketiga pada Kategori Masjid Ramah Duafa dan Musafir.
“Alhamdulillah, Masjid Jami KH Muhammad Sadjid bisa mewakili Kutai Kartanegara dan menjadi salah satu kebanggan bagi Kutai Kartanegara dan semoga ini bisa menginspirasi bagi masjid-masjid lainnya di Kutai Kartanegara,” ucap Taufik.
Baca juga: Pemkab Kukar Gencar Intervensi Stunting, 2023 Berhasil Ditekan Menjadi 17 Persen
Taufik Juga menerangkan bahwa dengan prestasi ini maka Masjid Sadjid berhak mendapat dana stimulan sebesar Rp25 juta terdiri dari Rp20 juta dari Kemenag dan Rp5 juta dari Bank Syariah Indonesia (BSI).
Sementara itu Ketua Yayasan sekaligus Ketua Takmir Masjid KH Muhammad Sadjid, Syamsul Maarif mengatakan bahwa Masjid Sajid keluar sebagai juara I setelah sebelumnya masuk dalam tiga besar nasional mewakili Kaltim.
Baca juga: Pemkab Kukar Buka Pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman Tahap II hingga 17 Oktober 2024
Dijelaskan Samsul bahwa Masjid Sadjid memiliki kamar tidur yang representatif untuk digunakan sebagai tempat beristirahat dan menginap para musafir.
Masjid ini juga memiliki program rumah duafa yang bersifat pemberdayaan umat seperti program rice box atau menyiapkan wadah beras bagi siapa saja yang menyumbangkan beras untuk kemudian dibagikan bagi para duafa, dan bekerja sama dengan Baznas untuk memberikan bantuan santunan kepada duafa setiap bulannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/03102024_Asisten_I_Pemkab_Kukar_Akhmad_Taufik_Hidayat_menerimakan_penghargaanjpg.jpg)