Senin, 27 April 2026

Berita Kukar Terkini

Mengenal Program Balanipa di Kukar, Mengubah Tali Bekas Kapal jadi Harapan Baru Warga Muara Badak

Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pelabuhan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, terdapat sebuah inisiatif yang mengubah sampah

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
HO/Pertamina
DAUR ULANG SAMPAH - Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pelabuhan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, terdapat sebuah inisiatif yang mengubah sampah jadi barang berharga, berdaya guna bagi kehidupan masyarakat di Muara Badak Kukar, Kalimantan Timur. 

Lebih dari sekadar menciptakan produk, program ini juga telah memberikan pelatihan kepada anggota kelompok dalam pencegahan kebakaran dan pemanfaatan tali bekas. 

Sementara itu, Local Hero Sahabuddin mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan.

"Kita harus memastikan limbah tali kapal ini tidak dibuang ke laut. Kami sudah mereplikasi program ini hingga ke Sulawesi Barat," tuturnya. 

Pengolahan sampah tali bekas kapal menjadi tali berkualitas untuk rumpon yang berhasil dilakukan warga di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Pengolahan sampah tali bekas kapal menjadi tali berkualitas untuk rumpon yang berhasil dilakukan warga di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. (HO)

Respons Pemkab Kukar

Arianto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kukar, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini. 

Program Balanipa adalah yang pertama dan satu-satunya di Kabupaten Kutai Kartanegara.

"Ini sangat bermanfaat untuk mengurangi kemiskinan dan memberikan dampak langsung bagi anggota kelompok," katanya.

Baca juga: Respon P3E soal Pembuatan Pusat Daur Ulang di Kecamatan-kecamatan Balikpapan

Dengan kolaborasi antara masyarakat, UMKM, PHSS, dan pemerintah, program Balanipa diharapkan tidak hanya terus berkembang tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. 

Ini adalah contoh nyata bagaimana inovasi dan keberlanjutan dapat bersinergi, memberi harapan baru bagi masyarakat di Muara Badak dan meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan. (*)


PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) mengenalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dikenal sebagai Balanipa, yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat lokal dengan memanfaatkan kembali tali bekas kapal.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved